Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kontingen Sleman yang mewakili DIY dalam PON Papua XX berfoto di Pendopo Parasamya, Pemkab Sleman, Sabtu (30/10/2021)-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Pemkab Sleman menyambut kedatangan Kontingen Sleman yang mewakili DIY dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua ke XX di Pendopo Parasamya, Sabtu (30/10/2021). Pada kesempatan tersebut Pemkab Sleman menyerahkan Bonus kepada para atlet yang berhasil memperoleh medali.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota kontingen yang telah berjuang dan mengharumkan nama Kabupaten Sleman dalam ajang besar dan bergengsi.
“Apa yang saudara-saudara berikan dalam ajang olahraga akan menambah catatan sejarah prestasi di Kabupaten Sleman. Semoga momentum ini semakin menambah motivasi dan semangat jajaran KONI [Komite Olahraga Nasional Indonesia] dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Sekaligus dapat memotivasi para atlet lainnya untuk dapat menorehkan prestasi,” katanya.
BACA JUGA: Canggih! Pinjol Ilegal Ini Berkedok Jadi Koperasi
Atlet Kabupaten Sleman berhasil menyumbangkan lima medali emas, tiga medali perak, dan lima medali perunggu dalam ajang PON ke XX Papua. Menurut Kustini, prestasi yang sudah diraih menjadi pembuktian akan kerja keras para atlet, pelatih beserta jajaran KONI Sleman.
Ketua KONI Sleman, Joko Hastaryo, mengatakan penyambutan seluruh kontingen DIY Sleman sudah menjalani karantina 14 hari sesuai dengan protokol Kesehatan. Kontingen DIY meraih medali delapan emas, lima diantaranya dari atlet kabupaten Sleman. Salah satu atlet Sleman M. Kahfi Maulana dari Cabor Catur bahkan berhasil menyumbang dua emas dan sati perunggu.
Seluruh atlet kontingen Sleman juga mendapatkan uang saku tambahan sebanyak Rp1 juta untuk setiap atlet, pelatih dan official. Adapun Bonus yang diberikan kepada atlet yang memperoleh emas sebesar Rp5 juta, Perak Rp3 juta dan perunggu Rp2 juta.
Wakil Ketua Umum 1 Koni DIY, Pramana, pada kesempatan tersebut menyampaikan maaf karena kontingen DIY belum dapat memenuhi target. “Target sebelas medali emas, Tetapi apapun hasilnya merupakan pencapaian terbaik yang raih ditengah pandemi Covid-19 dengan segala keterbatasan,” katanya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada Pemkab Sleman atas lima medali emas yang berhasil disumbang oleh Atlet Kontingen Sleman. “Kita turut berbangga, dari delapan medali emas yang diraih DIY, lims diantaranya dari Kabupaten Sleman, Semoga ini bisa memberikan motivasi kepada atlet yang lain,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.