Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi penganiayaan./Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Jajaran Satreskrim Polres Gunungkidul melakukan penyelidikan berkaitan dengan penganiayaan dengan NG, warga Kalurahan Bedoyo, Ponjong. Diduga penganiayaan terjadi karena beda pilihan dalam pemilihan lurah yang berlangsung Sabtu (30/10/2021).
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan berkaitan dengan dugaan penganiayaan yang berkaitan dengan hasil pilihan lurah di Kalurahan Bedoyo. Menurut dia, korban berinisial NG dan laporan terkait dengan kasus ini dibuat oleh istrinya pada Senin (1/11/2021).
“Sudah kami terima laporannya,” katanya, kemarin.
Suryanto menjelaskan, kasus dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ini sedang ditangani Satreskrim Polres Gunungkidul. Adapun laporan yang masuk dijadikan dasar untuk kepentingan penyelidikan. “Masih proses dan nanti ada perkembangannya akan disampaikan ke masyarakat,” ungkapnya.
BACA JUGA: Belanja Kelompok Masyarakat Bawah Lebih Lambat Pulih akibat Pandemi
Istri korban, T mengatakan, sebelum penganiaayaan dilakukan, ada dua orang yang merupakan tim sukses dari calon kalah mendatangi rumahnya pada Minggu (31/10/2021) siang. Keduanya mencari suaminya untuk dibawa pergi. “Habis kejadian ini suami saya sulit ditemukan dan saat dihubungi tidak bisa,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Dia pun berusaha mencari keberadaan suaminya itu. Namun pada saat mencari mendapatkan kabar kalau yang dicari telah berada di rumah. “Saya pun pulang dan kaget suami saya sudah dalam keadaan luka memar di beberapa bagian,” katanya.
Atas kejadian ini, korban pun dibawa ke salah satu klinik kesehatan di Jalan Baron di Kapanewon Wonosari. “Harus dirawat dan ada juga polisi datang untuk bertanya, tapi belum bisa lancar karena di bagian rahang masih sakit,” katanya.
Dia menduga peristiwa penganiayaan terjadi karena adanya perbedaan pilihan lurah. Terlebih lagi, selisih antara dua calon sedikit karena hanya terpaut 16 suara. “Saya pun melaporkan kasus ini ke polisi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Ramalan zodiak 13 Agustus 2026 untuk asmara, karier, dan keuangan. Ada 5 zodiak yang rentan bosan dengan pasangan. Simak prediksi lengkapnya di sini
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.