Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Suasana rumah duka remaja berinisial IDS, 16, korban dugaan pengeroyokan hingga meninggal dunia di Ciren, Triharjo, Pandak, Bantul, Senin (20/4 - 2026). Harian Jogja/Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Ayah korban desak kepolisian segera menangkap semua pelaku penyiksaan sadis yang hampir memotong telinga remaja.
Sugeng Riyanto, ayah remaja IDS 16 tahun warga Ciren, Triharjo, Pandak, Bantul, mendesak Polres Bantul segera tangkap pelaku penganiayaan sadis. Anaknya tewas Minggu (19/4/2026) malam pukul 22.00 WIB di Rumah Sakit Saras Adyatma setelah lima hari koma akibat luka parah.
Sugeng sudah laporkan peristiwa sadis itu ke Polsek dan Polres pasca kejadian Selasa (14/4/2026) malam pukul 22.00 WIB di Lapangan Gadung Mlati, Pandak, Bantul. "Saya minta jajaran kepolisian hukum pelaku seberat-beratnya. Sangat sadis," tegasnya saat ditemui di rumah duka Senin (20/4/2026).
Ayah korban, Sugeng Riyanto, mengungkapkan saat itu dirinya sudah tertidur sejak pukul 21.30 WIB. Ia baru mengetahui anaknya dijemput setelah kejadian berlangsung.
“Dua orang pakai NMax datang ke rumah sekitar jam 22.00 WIB dan mengajak anak saya pergi,” ujar Sugeng saat ditemui di rumah duka, Senin (20/4/2026).
Setelah dijemput, korban sempat dibawa ke belakang SMAN 1 Bambanglipuro. Di lokasi tersebut, sejumlah kakak kelas dan rekan lainnya sudah menunggu. Tidak lama kemudian, IDS kembali dibawa oleh dua orang berbeda menuju Lapangan Gadung Mlati.
Kecurigaan muncul dari salah satu teman korban yang kemudian membuntuti perjalanan tersebut. Saat tiba di lokasi, korban diduga sudah ditunggu oleh sekitar 10 orang.
“Anak saya hanya ditanya soal ikut geng, lalu langsung dikeroyok,” kata Sugeng.
Menurut penuturan keluarga, korban mengalami kekerasan secara membabi buta menggunakan slang dan pipa paralon. Selain itu, tubuh korban juga disundut api rokok.
Tidak berhenti di situ, korban bahkan disebut dilindas sepeda motor berulang kali. Dalam kondisi tidak berdaya, pelaku juga diduga sempat hendak melukai telinga korban sebelum dicegah oleh temannya yang mengikuti dari belakang.
“Waktu sudah pingsan, masih mau dipotong telinganya, tapi temannya berhasil merebut gunting,” ungkap Sugeng.
Setelah kejadian, IDS langsung dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun, upaya medis selama beberapa hari tidak mampu menyelamatkan nyawanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Polisi saat ini mengumpulkan berbagai informasi untuk mengungkap kronologi lengkap dan pelaku yang terlibat.
“Masih kami koordinasikan dengan Satreskrim. Nanti kalau sudah lengkap akan kami informasikan,” ujar Rita.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan rinci terkait jumlah maupun identitas terduga pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Asap putih dari mesin atau knalpot motor bisa menjadi tanda oli terbakar, ring piston aus, hingga gasket kepala silinder rusak. Kenali penyebabnya sebelum kerus