Snapdragon vs Dimensity di 2026, Mana Chipset Flagship Terbaik?
Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Dimensity 9500 bersaing di kelas flagship. Simak perbedaan performa, gaming, AI, dan efisiensinya.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,s aat ditemui wartawan di Kantor Gubernur DIY, Kamis (21/1/2021). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA- Adanya peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir membuat Pemda DIY terkejut.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mengingat saat ini DIY masih berada di PPKM level 2.
"Mengingat saat ini masih diberlakukan PPKM, itu ditaati. Saya berharap prokes secara ketat dijaga. Karena ini masih pandemi. Sekarang, Yogya kan sudah penuh, kita harus hati-hati," kata Sultan, Kamis (5/11/2021).
Untuk mengatasi kemungkinan terus meningkatnya pasien positif Covid-19, Pemda DIY mengimbau kepada semua pihak untuk terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, meskipun saat ini DIY masuk dalam level 2.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir telah menjadi perhatian khusus dari Pemda DIY. Di mana, Pemda DIY meminta agar semua pihak terus berhati-hati dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Sekolah, pertemuan tatap muka menjadi perhatian kami. Kehati-hatian harus terus dijalankan oleh baik guru, kepala sekolah dan sejumlah pihak. Penerapan protokol kesehatan yang ketat harus diterapkan," kata Aji, Kamis (4/11).
Khusus, untuk kegiatan tatap muka di sekolah, Aji meminta kepada orang tua siswa untuk bisa bekerja sama dengan pihak sekolah dan satgas Covid-19 tingkat sekolah. Di mana, siswa yang terindikasi sakit, diharapkan untuk tidak masuk sekolah.
"Kantin juga kami mohon untuk tutup, tidak usah buka. Siswa silakan bawa minum sendiri, enggak usah beli di kantin,"terang Aji.
Begitu juga untuk kegiatan sosial seperti takziah, pernikahan dan sejumlah kegiatan sosial lainnya, Aji meminta semua pihak untuk kembali mengetatkan protokol kesehatan.
"Untuk takziah bisa dibatasi yang datang, begitu juga acara pernikahan bisa dilakukan secara drive thrue,rapat juga jumlah peserta dibatasi. Yang jelas harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Begitu juga dengan satgas yang ada harus bekerja keras untuk pengawasan dan penerapan protokol kesehatan," pinta Aji.
Di sisi lain, diakui oleh Aji, selama PPKM level 2, ada sejumlah kesulitan dalam pengawasan penerapan protokol kesehatan, utamanya dalam aktivitas pariwisata, resto dan perhotelan. Sebab, aktivitas pariwisata saat ini sudah berjalan masif.
"Kita lihat hunian hotel saat ini sudah mulai pulih, tempat wisata di mana-mana sudah penuh, begitu juga dengan orang jualan makanan. Untuk itu, kami meminta kepada pengelola dan pelaku wisata dan usaha untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi standar operasional prosedur yang ada," ucap Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Dimensity 9500 bersaing di kelas flagship. Simak perbedaan performa, gaming, AI, dan efisiensinya.
Marc Marquez menyebut Indonesia sebagai balapan terburuk baginya. Ini alasan Mandalika menjadi kekhawatiran jelang MotoGP Indonesia 2026.
Apakah Anda mudah jatuh cinta dan mengidealkan pasangan? Kenali 7 ciri hopeless romantic agar tidak terjebak dalam hubungan buruk. Simak tanda-tandanya di sini!
Daihatsu kembali menghadirkan keseruan Daihatsu Kumpul Sahabat 2026 di Batam. Berlangsung pada 2–6 September 2026 di Mega Mall Batam Centre
BPBD Gunungkidul menyiapkan perpanjangan status siaga kekeringan hingga akhir November dan mengajukan 5.000 tangki air bersih.
Demo mahasiswa UGM digelar sore ini. Simpang Gramedia direkayasa situasional, berikut titik pengalihan dan rute alternatif bagi pengendara.