Alex Marquez Diduga Melaju 212 Km/Jam Saat Crash Horor
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Foto ilustrasi pohon tumbang di tengah jalan. /ANTARA FOTO-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memastikan dalam waktu dekat akan menggelar apel siaga sebagai upaya memitigasi bencana.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, apel siaga yang melibatkan BPBD DIY, BPBD Kota dan Kabupaten, SAR, Polisi, TNI dan Tagana serta beberapa stakeholder akan digelar di halaman parkir GOR Amongraga.
"Untuk kepastian kapan, nanti BPBD yang akan mengatur. Yang jelas digelar dalam waktu dekat," kata Aji, Minggu (7/11/2021).
BACA JUGA : Pos Siaga Bencana di Bantul Diaktifkan jelang Musim Hujan
Menurut Aji, melalui apel siaga tersebut diharapkan menjadi langkah mengecek kesiapan baik Pemda DIY maupun kabupaten dan kota di wilayahnya dalam menghadapi ancaman bencana, baik hidrometrologi maupun La Nina.
"Untuk anggaran kebencanaan sejauh ini tidak ada kendala. Kami sudah siapkan, ada anggaran BTT [Bantuan tidak terduga]," jelasnya.
Lebih jauh, Aji mengungkapkan antisipasi dan penanganan bencana sejatinya tidak bisa dilakukan secara parsial. Sebab penanganan dan antisipasi bencana perlu ada sinergitas baik dari Pemda DIY maupun kabupaten dan kota yang ada di wilayahnya.
"Jika tidak bisa ditangani kabupaten atau kota segera lapor pemda nanti akan terjunkan personel. Jika personel provinsi dan kabupaten masih kurang, nanti kami akan minta bantuan kabupaten lainnya," harap Aji.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswatana mengatakan upaya mitigasi dan penanganan bencana terus dilakukan pihaknya. Terakhir, BPBD DIY telah mengecek keberadaan 8 Early Warning System (EWS) dengan melibatkan kabupaten dan kota di wilayahnya.
BACA JUGA : Bantul Waspadai Potensi Bencana dari Laut Selatan
"Dari EWS yang terpasang di wilayah rawan bencana banjir dan tanah longsor semua telah dicek dan dalam kondisi baik. Tidak ada kendala kerusakan yang berarti dari sejumlah EWS tersebut," katanya.
Meski EWS berfungsi dengan baik, Biwara meminta agar pemahaman masyarakat terhadap antisipasi bencana disekitarnya menjadi kunci dari mitigasi dan penanganan bencana. "Ini yang diperlukan. Pemahaman terhadap potensi kerawanan dari masyarakat," ucap Biwara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Ruang digital DIY dinilai rentan hoaks, radikalisme, dan penipuan online. Literasi digital masyarakat masih tertinggal dari akses teknologi.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.