Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi/Antara-Wahdi Septiawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pertanian dan Pangan (Distan Pangan) Gunungkidul melaporkan sejumlah lahan di sejumlah kapanewon terendam air akibat banjir karena cuaca ekstrem. Potensi kerusakan lahan yang ada belum pasti karena masih dalam pendataan.
Sekretaris Distan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan cuaca ekstrem yang melanda akhir-akhir ini berdampak terhadap lahan pertanian milik masyarakat. Ia tidak menampik ada lahan yang terendam banjir sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan.
Menurut dia, lahan yang terendam sudah menjadi langganan saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Beberapa lahan terletak di sejumlah kapanewon seperti Gedangsari, Panggang, Semanu, hingga Ponjong. “Luas lahan yang terendam pun bervariasi,” kata Raharjo, Jumat (12/11).
Meski demikian, ia belum bisa memastikan area lahan yang rusak. Dia berdalih, pendataan dilakukan pada saat air yang menggenangi lahan sudah surut. “Hingga sekarang memang belum ada laporan yang masuk,” katanya. Raharjo mengungkapkan genangan air di lahan pertanian tidak akan berlangsung lama. Hal ini karena adanya gua bawah tanah yang menjadi lokasi resapan air.
Dia pun mengimbau kepada petani untuk mewaspadai cuaca ekstrem di musim hujan ini. Oleh karenanya, petani diminta memperhatikan kondisi saluran air atau drainase agar tidak ada penyumbatan sehingga aliran dapat berjalan lancar. “Kalau perlu disediakan mesin pompa penyedot. Langkah ini untuk mengurangi risiko genangan air di lahan pertanian,” katanya.
Kepala Stasiun Klimatologi, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (Staklim BMKG) Yogyakarta, Reni Kraningtyas, menyebut potensi cuaca ekstrem dalam waktu beberapa hari ke depan. Ia juga sudah mengeluarkan imbauan untuk mewaspadai termasuk di sektor pertanian. “Curah hujan diprediksi tinggi. Jadi, saluran irigasi harus berfungsi dengan lancar agar tidak mengganggu tanaman,” katanya.
Dia pun meminta kepada petani untuk terus memperbaharui data terkait dengan kondisi terkini cuaca. Sebagai langkah antisipasi, Stasiun Klimatologi Yogyakarta juga telah menggelar program sekolah lapang iklim kepada petani di Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.