Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Aktivitas penyedotan air di Telaga di Dusun Nglindur Kulon, Desa Nglindur, Girisubo, Minggu (8/3/2020). Penyedotan dilakukan agar debit air surut sehingga tidak menggenangi rumah penduduk. /Istimewa- Dokumen Kecamatan Girisubo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Pemkab GunuNgkidul meningkatkan status kebencanaan dari normal menjadi siaga darurat banjir dan longsor. Meski demikian, status ini dapat berubah sewaktu-waktu sering dengam kejadian bencana di wilayah Bumi Handayani.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, peningkatan status menjadi siaga darurat banjir dan longsor tertuang dalam Surat Keputusan Bupati No.324/kpts/2021 mulai 8 November lalu. Rencananya penetapan ini akan berlangsung hingga akhir musim hujan mendatang.
Menurut dia, penetapan siaga darurat banjir dan longsor sebagai upaya mitigasi bencana di wilayah Gunungkidul. Hasil dari kajian ada sejumlah potensi bencana yang mungkin terjadi di musim hujan.
"Longsor dan banjir merupakan salah satu bencana yang harus diwaspadai, makanya ditetapkan status siaga," kata Edy, Rabu (24/11/2021).
BACA JUGA: Jasad Lansia Ditemukan Mengambang di Kali Serang
Dia menjelaskan, untuk potensi banjir kerawanan berada di sejumlah titik mulai dari daerah aliran Kali Oya, Kali Besole di Kapanewon Wonosari. Selain itu, ada juga potensi banjir di sungai di Kalurahan Mertelu, Gedangsari, serta perkampungan nelayan di Pelabuhan Sadeng, Kapanewon Girisubo.
Adapun potensi longsor mayoritas berada di sisi utara yang meliputi Kapanewon Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin dan Ponjong. Diharapkan dengan ditetapkannya status ini, maka kesiapsiagaan mengahadapi bencana di musim hujan dapat dioptimalkan.
“Koordinasi terus kami lakukan dan mengimbau kepada masyarakat ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan bencana,” katanya.
Edy menambahkan, penetapan status kebencanaan sangat situasional. Ia tidak menampik penetapan siaga darurat banjir dan longsor dapat ditingkatkan menjadi tanggap darurat apabila banyak kejadian bencana alam.
“Akan terus dimonitoring karena peningkatan status akan mengacu kejadian di lapangan,” katanya.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, personel dari polres siap membantu pemkab dalam upaya penanganan bencana. Selain membantu dalam penanganan, juga ikut mensosialiasikan mitigasi bencana melalui bahbinkamtibmas di setiap kalurahan.
Sebagai contoh, pada Selasa (23/11/2021) anggota Bhabinkambtibmas Kalurahan Pilangrejo melakukan pemantauan terhadap potensi longsor susulan di Dusun Pilangrejo. Suryanto menjelaskan, hujan deras yang terus mengguyur mengakibatkan tebing setinggi 2,5 meter longsor. “Memang tidak ada korban, tapi kalau terjadi longsor susulan bisa mengancam kandang ternak yang tak jauh dari lokasi. Oleh petugas, warga pun diimbau berhati-hati dan mewaspadai adanya longsor susulan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Tesla memastikan Roadster 2.0 diproduksi di Giga Texas, tetapi jadwal peluncurannya kembali memicu keraguan publik.
BTS dominasi AMA 2026 dengan tiga piala, sementara Taylor Swift pulang tanpa penghargaan di malam penuh kejutan Las Vegas.
Polisi membongkar sindikat curanmor lintas pulau dari Jogja ke Sumatera, empat motor diamankan di Pelabuhan Bakauheni.
Bojan Hodak resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung usai hattrick juara Liga Indonesia. Igor Tolic ditunjuk sebagai pengganti.
Lima wakil Indonesia langsung gugur di hari pertama Singapore Open 2026 termasuk Rehan/Gloria dan Putri KW.