AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Tujuh karya budaya di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda provinsi ini oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Sertifikat Penetapan Warisan Budaya Takbenda DIY dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tersebut diserahkan langsung Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Gedong Pracimosono Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (25/11/2021).
"Saya berharap dengan penetapan warisan budaya takbenda ini bisa lebih lestari karena terdokumentasi dengan baik dan para generasi mendatang dapat menelusurinya dengan mudah," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam siaran pers Pemkab Bantul usai menerima sertifikat.
Sebanyak tujuh karya budaya Bantul yang mendapat pengakuan sertifikat warisan budaya takbenda itu adalah Mie Lethek, Kupatan Jolosutro, Pewarna Alami Yogyakarta, Satai Klatak, Cembengan Yogyakarta, Sholawat Maulid Jawi, dan Nguras Enceh.
BACA JUGA: Zona Merah Covid-19 di Sleman Naik, Ini Datanya
Kepala Dinas Kebudayaan Bantul Nugroho Eko Setyanto mengatakan setiap tahun mengajukan nominasi warisan budaya takbenda Indonesia, karena hal itu telah diatur Permendikbud Nomor 106 Tahun 2013 tentang Warisan Budaya Takbenda (WBTb) di Indonesia.
Dia mengatakan salah satu tujuannya untuk perlindungan terhadap semua warisan budaya tak benda termasuk mempromosikan tentang warisan budaya itu, dan yang tidak kalah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
"Warisan budaya takbenda yang telah ditetapkan kementerian merupakan suatu kebahagiaan bagi kami, karena dapat menjadi batu pijakan dalam pelestarian dan pengembangan warisan budaya di Bantul," katanya.
Nugroho mengatakan pihaknya terus mengkaji dan menggali potensi karya budaya di Bantul untuk diajukan sebagai WBTb, yang mana dalam kajian itu pihaknya mengacu dengan kriteria WBTb di antaranya yang melambangkan identitas budaya dari masyarakat.
"Jadi sebagai identitas asli masyarakat situ, juga diterima semua masyarakat, dan yang jelas masyarakat masih melestarikan karya budaya yang diusulkan, bahkan karya sudah ada sejak lama, minimal lebih dari satu generasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.