Kelok 23 Gunungkidul Dilengkapi Rest Area dan 3 Gardu Pandang
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Kepala Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul, Agus Muchdiarto memastikan tidak ada penutupan sekolah, meski ada siswa yang dinyatakan positif corona. Hal ini diungkapkan saat dimintai konfirmasi berkaitan dengan hasil skrening corona di sekolah.
"Untuk hasil pastinya belum mendapatkan secara resmi dari Dinas Kesehatan Gunungkidul. Yang jelas tidak ada penutupan sekolah dan pembelajaran tatap muka terus dilaksanakan," kata Agus saat dihubungi, Jumat (26/11/2021).
Menurut dia, penghentian pembelajaran tatap muka hanya dilakukan di kelas yang siswanya dinyatakan positif corona. Sebagai gantinya siswa di kelas tersebut akan menjalani pembelajaran jarak jauh selama 14 hari.
BACA JUGA: Korsel Kerahkan Satgas Khusus untuk Melarang Konsumsi Daging Anjing
"Jadi untuk kelas lain, pembelajaran tatap muka tetap berjalan karena penutupan hanya berlaku untuk kelas yang ada siswa positif corona," ungkapnya.
Agus pun meminta kepada setiap sekolah untuk terus berkoordinasi dengan satgas penanggulanan Covid-19 di kapanewon. "Kalau ada guru yang positif, maka akan diminta menjalani isolasi mandiri selama 14 hari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 di perbatasan Gunungkidul-Bantul segera dibuka. Selain gardu pandang, kawasan ini akan dilengkapi rest area dan gerai UMKM.
Timnas Basket Indonesia kalah 53-98 dari Jepang di laga perdana Asian Games 2026. Simak jalannya pertandingan dan jadwal selanjutnya melawan Korea.
Kenali 6 aplikasi pesan hotel seperti Traveloka, Agoda, Booking.com, tiket.com, Expedia, dan Airbnb sebelum memilih penginapan.
Alex Rins memastikan meninggalkan balap motor dan memilih kompetisi roda empat pada 2027 setelah tak lagi masuk program MotoGP Yamaha.
Petani jagung di Bantul bisa meraup keuntungan sekitar Rp3 juta dari lahan 1.000 meter persegi sekali panen. Harga jagung Rp6.500 per kilogram.
iPhone Duo hadir tanpa SIM fisik dan Apple Intelligence belum mendukung Bahasa Indonesia. Ini yang perlu diketahui calon pembeli di Indonesia.