Disbud Bantul Bongkar Sejarah Kapitan Tan Djin Sing hingga Madukismo
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Sejumlah atlet bermain ice skating dalam Grand Opening SCH Ice Skating Arena, Jumat (18/12/2021)./Harian Jogja-(Lugas Subarkah)
Masyarakat Sleman dan sekitarnya kini bisa menikmati serunya sensasi bermain olahraga musim dingin, ice skating. Tidak perlu jauh-jauh, arena ice skating kini telah tersedia di Sleman City Hall (SCH). Selain menjadi sarana hiburan, SCH Ice Skating Arena juga menjadi tempat pencarian bibit atlet muda.
Owner SCH Ice Skating Arena, Bunyamin Christianto, menjelaskan pembukaan fasilitas ice skating ini bertujuan agar bagaimana masyarakat Indonesia yang berada di wilayah tropis bisa turut menikmati olahraga musim dingin.
Ia menceritakan pada 2018 diselenggarakan kejuaraan ice skating yang diikuti oleh 113 atlet dari berbagai negara. Jika dibanding negara lain seperti Cina dan Korea, Indonesia masih jauh di bawahnya. “Tapi saya punya keyakinan lima tahun ke depan Indonesia harus muncul [atlet berbakat ice skating,” ujarnya dalam Grand Opening SCH Ice Skating Arena, Jumat (17/12/2021).
Sebelum membuka arena ice skating di Jogja, ia telah membuka arena ice skating di Bandung dan Jakarta. Di kedua kota ini kata dia, telah muncul begitu banyak atlet ice skating. Maka ia berharap dengan dibukanya arena ice skating di Jogja juga akan memunculkan atlet lainnya.
Pada 2019, Indonesia mengirimkan sejumlah atlet untuk berlaga di Sea Games cabang olah raga ice skating. Dari total delapan event pertandingan, Indonesia berhasil meraih medali di enam event pertandingan yakni empat perak dan dua perunggu.
Baca juga: Bupati Gunungkidul Ingatkan Lurah agar Tak Terjerat Korupsi
“Banyak sekali kemajuan. Federasi internasional mengacungkan jempol. Mereka tahu Indonesia masih sangat baru, tapi bisa mendapat enam medali. Dengan asuhan federasi dan minat atlet kita, saya harap Indonesia bisa muncul ke kancah internasional,” ungkapnya.
Bendahara Federasi Ice Skating Indonesia, Elisa Kurniati, menuturkan ice skating bukan saja menjadi sarana hiburan, namun juga pencarian dan pengembangan bibit atlet yang sejauh ini Indonesia sudah banyak menorehkan keberhasilan.
“Dibukanya SCH Ice Skating Arena akan memperkenalkan olahraga ini kepada masyarakat lebih luas. Akan melahirkan atlet berbakat. walau Indonesia negara tropikal, kami yakin dengan langkah dan support KONI [Komite Olahraga Nasional Indonesia] Indonesia akan bangkit dan banyak atlet yang dihasilkan,” katanya.
Ketua KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, mengatakan SCH Ice Skating Arena diharapkan dapat menjadi pusat hiburan yang mendidik anak. Hal ini dikarenakan dengan mau belajar ice skating, anak akan dilatih keberaniannya mencoba sesuatu yang baru. “Kami mengapresiasi, semoga bermanfaat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.