Pixel 11 Series dengan Tensor G6 dan Zoom 120x, Harga Mulai Rp16 Juta
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
Foto ilustrasi: Belajar di rumah. /Antarafoto-Iggoy el Fitra
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY memastikan telah menerapkan kurikulum prototipe 2022 ke 5 sekolah penggerak tingkat SMA di Gunungkidul. Kelima sekolah tersebut mulai menggunakan kurikulum prototipe sejak Juli 2021.
"Sementara memang dimulai untuk lima sekolah penggerak di Gunungkidul," kata Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya, Selasa (21/12).
BACA JUGA : Kurikulum Baru 2022, Kelas X SMK Sudah Bisa Ikut Magang?
Didik mengungkapkan, pemilihan lima sekolah penggerak di Gunungkidul itu sesuai dengan kesepakatan antara jawatannya dengan Disdikpora kabupaten dan kota se-DIY. Untuk total sekolah penggerak di DIY, Didik menyatakan ada sebanyak 35 sekolah dari berbagai tingkatan.
Adapun rinciannya, tujuh dari Taman Kanak-kanan (TK), lima SMP, lima SMA sederajat, enam SLB dan 13 SD. "Semua di Gunungkidul," terang Didik.
Menurut Didik, sampai saat ini tidak ada kendala terkait penerapan kurikulum prototipe di kelas X untuk lima sekolah tingkat SMA sederajat, sejak diberlakukan Juli lalu.
Dikatakannya, kurikulum prototipe dirancang untuk memberi ruang lebih banyak bagi pengembangan karakter dan kompetensi siswa. Di jenjang SMA, sambungnya, hal ini berarti memberi kesempatan pada siswa untuk menekuni minatnya secara lebih fleksibel.
"Untuk penilaian sama diserahkan ke guru masing-masing. Asestmen kan tidak semua siswa. Hanya 45 siswa per sekolah," jelasnya.
Menurut Didik, ke depan konsep sekolah penggerak akan semakin bertambah. Karena saat ini seleksi sekolah penggerak juga masih dilakukan. "Untuk ke depan, pengembangan ini akan dilakukan di Bantul dan kota," ucapnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Anindito Aditomo mengatakan, sekolah dapat menggunakan kurikulum tersebut sebagai alat untuk melakukan transformasi pembelajaran.
BACA JUGA : Program Nadiem 2022: Seleksi PPPK hingga Kurikulum Baru
Kurikulum ini dirancang untuk memberi ruang lebih banyak bagi pengembangan karakter dan kompetensi siswa. Di jenjang SMA, sambungnya, hal ini berarti memberi kesempatan pada siswa untuk menekuni minatnya secara lebih fleksibel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google resmi meluncurkan Pixel 11 Series yang terdiri dari Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Dibekali Tensor G6, Gemini AI terbaru
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.
BKSDA Jateng menerima tiga laporan kemunculan macan sepanjang Januari-Juli 2026 di tengah musim kemarau.
Komisi III DPR menyetujui 14 calon hakim agung dan hakim ad hoc MA setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR.
DPRD Klaten menjadwalkan pemilihan Wabup pada 26 Agustus 2026. Dua nama kader Gerindra berebut kursi yang kosong sejak Februari.