TPAS Wukirsari Terima 60 Ton Sampah per Hari, Organik Dominan
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kasus pembuangan dua sejoli korban kecelakan Nagrek, Bandung di Sungai Serayu melibatkan salah satu Anggota Kodim 0730/GK berinisial DA. Anggota TNI berpangkat Kopral Dua ini merupakan pria asli kelahiran Dusun Gading IV, Gading, Playen.
Kepala Dusun Gading IV, Supriadi mengatakan, meski asli kelahiran Gading, namun DA sudah pindah tempat tinggal. Hal ini dibuktikan dari kartu keluarga yang bukan lagi sebagai warga Gading.
“Sejak menikah ikut istrinya dan tidak lagi tercatat sebagai warga Gading IV,” kata Supriadi kepada wartawan, Senin (27/12).
Menurut dia DA dikenal sosok pemuda yang baik, dan pendiam. Untuk kedinasaan menjadi anak buah Kolonel infanteri P saat bertugas menjadi Komandan Kodim 0730/GK pada medio 2015-2016.
BACA JUGA: Dokumennya Jadi Bungkus Gorengan, Ini Reaksi Susi Pudjiastuti
Sebelum terjadi kasus ini, mobil Panther hitam yang diketahui terlibat dalam kecelakaan beberapa kali dibawa pulang ke rumah orang tuanya. “Sempat dibawa pulang pada saat menjenguk orang tuanya. Meski intensitas berkunjungnya ke Gading tidak sering,” katanya.
Supriadi mengaku tidak mengetahui penangkapan DA. Pasalnya, hingga sekarang tidak ada dari pihak TNI menghubunginya untuk bertemu dengan keluarganya.
Komandan Distrik Militer 0730/GK Letkol Kav Anton Wahyudo mengatakan, tidak memilik kewenangan untuk menjawab terkait permasalah itu. Dia berdalih karena keterangan pers secara resmi disampaikan Kapendam III/Siliwangi dan Pomdam III/Siliwangi sebagai penyidik.
“Locus delicti TKP berada di wilayah hukum Pomdam III/Siliwangi adalah Jawa Barat,” kata Anton mengirimkan pesan kepada wartawan, kemarin.
Dia menegaskan tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi karena tidak mengetahui fakta hasil penyidikan dan olah TKPnya. Pihaknya juga meminta koordinasi pemberitaan langsung dengan Pengdam III/Siliwangi. “Silahkan koordinasi dengan Pendam III/Siliwangi baik melalui wibsite maupun akun resmi Penerangan Kodam III/Siliwangi. Terimakasih,” katanya.
Seperti diketahui tiga anggota TNI dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang menewaskan sejoli Handi Harisaputra, 17 dan Salsabila, 14. Setelah menabrak korban, ketiga anggota TNI itu tega membuang korban ke sungai hingga tewas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.