Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kasus pembuangan dua sejoli korban kecelakan Nagrek, Bandung di Sungai Serayu melibatkan salah satu Anggota Kodim 0730/GK berinisial DA. Anggota TNI berpangkat Kopral Dua ini merupakan pria asli kelahiran Dusun Gading IV, Gading, Playen.
Kepala Dusun Gading IV, Supriadi mengatakan, meski asli kelahiran Gading, namun DA sudah pindah tempat tinggal. Hal ini dibuktikan dari kartu keluarga yang bukan lagi sebagai warga Gading.
“Sejak menikah ikut istrinya dan tidak lagi tercatat sebagai warga Gading IV,” kata Supriadi kepada wartawan, Senin (27/12).
Menurut dia DA dikenal sosok pemuda yang baik, dan pendiam. Untuk kedinasaan menjadi anak buah Kolonel infanteri P saat bertugas menjadi Komandan Kodim 0730/GK pada medio 2015-2016.
BACA JUGA: Dokumennya Jadi Bungkus Gorengan, Ini Reaksi Susi Pudjiastuti
Sebelum terjadi kasus ini, mobil Panther hitam yang diketahui terlibat dalam kecelakaan beberapa kali dibawa pulang ke rumah orang tuanya. “Sempat dibawa pulang pada saat menjenguk orang tuanya. Meski intensitas berkunjungnya ke Gading tidak sering,” katanya.
Supriadi mengaku tidak mengetahui penangkapan DA. Pasalnya, hingga sekarang tidak ada dari pihak TNI menghubunginya untuk bertemu dengan keluarganya.
Komandan Distrik Militer 0730/GK Letkol Kav Anton Wahyudo mengatakan, tidak memilik kewenangan untuk menjawab terkait permasalah itu. Dia berdalih karena keterangan pers secara resmi disampaikan Kapendam III/Siliwangi dan Pomdam III/Siliwangi sebagai penyidik.
“Locus delicti TKP berada di wilayah hukum Pomdam III/Siliwangi adalah Jawa Barat,” kata Anton mengirimkan pesan kepada wartawan, kemarin.
Dia menegaskan tidak memiliki wewenang untuk memberikan informasi karena tidak mengetahui fakta hasil penyidikan dan olah TKPnya. Pihaknya juga meminta koordinasi pemberitaan langsung dengan Pengdam III/Siliwangi. “Silahkan koordinasi dengan Pendam III/Siliwangi baik melalui wibsite maupun akun resmi Penerangan Kodam III/Siliwangi. Terimakasih,” katanya.
Seperti diketahui tiga anggota TNI dikabarkan terlibat kecelakaan lalu lintas di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang menewaskan sejoli Handi Harisaputra, 17 dan Salsabila, 14. Setelah menabrak korban, ketiga anggota TNI itu tega membuang korban ke sungai hingga tewas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.