Houthi Serang Kilang Minyak Aramco, Arab Saudi Hadapi Ancaman Baru
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Senjata tajam yang diamankan dari para terduga pelaku klithih di Bantul, Senin (29/11/2021)/Harian Jogja-Ujang Hasanudin\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY didesak menuntaskan persoalan kekerasan jalanan tanpa motif jelas yang melibatkan remaja atau lazim disebut kasus klithih. Harus ada langkah yang lebih serius demi memberikan citra aman bagi warga DIY maupun luar DIY yang berkunjung.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menjelaskan sejumlah penelitian terkait kekerasan jalanan yang melibatkan anak telah dilakukan oleh legislatif dan eksekutig. Dari hasil riset tersebut merekomendasikan untuk penanganan kekerasan jalanan, salah satunya melalui penerapan Perda Ketertiban. Ia berharap melalui penanganan yang lebih serius, kasus tersebut tidak berulang lagi, karena sudah banyak korban berjatuhan.
"Pemda DIY harus menuntaskan penanganan kejahatan anak dan remaja, memang perlu sinergi dengan berbagai pihak. Harus diungkap akar penyebabnya, kemudian melakukan edukasi bagi orang tua dan anak usia sekolah agar mengerti budi pekerti dan tidak lagi terlibat kejahatan," katanya Selasa (11/1/2022).
Ia menilai dengan penegakan hukum terhadap remaja pelaku kasus klithih agar dapat memberikan efek jera. Tetapi pemahaman hukum terhadap anak juga perlu diberikan. Agar anak mulai mengerti bahwa tindakan yang dilakukan termasuk pelanggaran yang bisa berdampak pada pidana.
"Pencegahan melalui edukasi ini harus dilakukan sejalan dengan penegakan hukum. Kami mendukung dengan penegakan hukum," ujarnya.
BACA JUGA: Relokasi PKL Malioboro, LBH Jogja Buka Posko Aduan
Terpisah Kepala Badan Kesbangpol DIY Dewo Isnu Broto menyatakan dalam waktu dekat ini lembaganya akan segera duduk bersama melibatkan berbagai elemen pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi dan masyarakat untuk mengurangi masalah kekerasan atau kerap disebut klithih. Ia sepakat bahwa tindakan pencegahan harus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Mulai dari menyasar sekolah agar bahu membahu untuk meningkatkan kesadaran kepada anak supaya tidak melakukan kekerasan jalanan.
Dewo menyorot keberadaan tempat atau warung kecil yang kerap menjadi basis tongkrongan anak usia remaja. Dari berkumpul seringkali anak-anak kelompok ini kemudian melakukan tindakan kekerasan atau kasus klithih. Oleh karena itu, perlu ada peningkatan pengawasan pada titik-titik lokasi nongkrong.
"Sehingga pemilik warung atau angkringan harus membantu juga, perlu kita berikan edukasi agar ketika ada sekelompok rombongan mencurigakan kemudian menginformasikan ke aparat agar bisa ditindaklanjuti. Karena kebanyakan diawali dari nongkrong, ini harus kita cegah bersama-sama," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Houthi mengaku menyerang kilang Saudi Aramco di Jazan dengan drone. Serangan terjadi setelah Arab Saudi meneken pakta pertahanan dengan Turki dan Pakistan.
Lomba Lukis Anak DIY-Kyoto 2026 digelar di Sleman pada 23 Agustus. Sebanyak 20 peserta terbaik akan mewakili Sleman di tingkat DIY.
Presiden Prabowo Subianto meluncurkan motor listrik nasional (Molinas) beserta ekosistem pendukungnya yang diproduksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang
Prabowo menyiapkan skema tukar tambah motor bensin dengan motor listrik serta pembiayaan bunga rendah untuk masyarakat.
Pedagang pasar tradisional Gunungkidul berkurang 30%-40% akibat perdagangan online, pedagang keliling, dan minimnya generasi penerus.
Ekshumasi Sutrimo telah dilakukan. Forensik tak menemukan luka, sementara polisi memeriksa 8 saksi dan menunggu hasil laboratorium.