Jadwal Terbaru SIM Keliling Jogja Juli 2026, Drive Thru dan SIM MAMI
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, Drive Thru, SIM MAMI, dan syarat perpanjangan SIM.
Pembelajaran tatap muka di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) maupun perkuliahan tatap muka jalan terus meski Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memperkirakan puncak Covod-19 akibat varian Omicron terjadi antara Februari hingga Maret 2022. HB X memberikan catatan, sekolah maupun kampus harus mampu menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.
Berdasarkan prediksi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), puncak penyebaran Omicron akan terjadi empat sampai delapan pekan ke depan atau sekitar Februari sampai dengan Maret 2022. Prediksi ini disampaikan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban.
BACA JUGA: Sultan Jogja: Tidak Usah Membesar-besarkan Omicron
Sultan HB X menegaskan PTM 100% tetap bisa dijalankan selama prokes dijalankan ketat. “Lho kalau sekolah ya 100 persen tidak ada masalah. Kampus buka, ya tidak ada masalah, asal prokes diterapkan, jaga jarak tetap diberlakukan,” ucapnya kepada wartawan di Kompleks Kepatihan, Senin (24/1/2022) sore.
Sultan mengingatkan pengelola lembaga pendidikan menengah dan tinggi agar memperkirakan kuota setiap ruangan agar tetap jaga jarak.
“Sekarang misalnya mungkin aula tidak cukup untuk semua mahasiswa, jangan semua masuk. Kalau 1.000 jadi satu tetapi tidak ada jarak satu meter dan sebagainya, akan menimbulkan penularan, jadi prokes tetap dijaga,” katanya.
BACA JUGA: Sultan HB X Pastikan PKL Malioboro Pindah Mulai 26 Januari 2022
HB X mengakui masih ada persoalan berkaitan dengan kelas untuk 100% siswa. Ia mencontohkan jika suatu kelas berjumlah 40 pelajar dan pembelajaran tatap muka 100% siterapkan, jaga jarak sulit diterapkan. Dengan demikian, pembelajaran sebaiknya dibagi untuk dua waktu pertemuan sehingga setiap pertemuan kuotanya 50% dari jumlah pelajar.
“Pengertian 100 persen harus dimulai dari 50 [persen] dulu, dengan dibagi satunya pagi, lalu satu kelompok lagi siang atau satu masuk seterusnya enggak, terserah bagaimana sekolah mengaturnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, Drive Thru, SIM MAMI, dan syarat perpanjangan SIM.
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
B50 resmi berlaku, tekan impor BBM namun berisiko picu krisis minyak goreng dan beban subsidi akibat harga CPO.
Prediksi Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026. La Roja difavoritkan menang 2-0 atau 2-1 berkat lini belakang solid.
TNI buka suara soal dugaan keterlibatan Kolonel BU dalam kasus korupsi MBG Rp1,03 triliun, siap koordinasi dengan Kejagung.
Kemenpar dorong paket wisata K-Pop untuk tarik wisatawan asing dan dongkrak ekonomi dari konser internasional di Indonesia.