Bantul Pertimbangkan Penurunan Kapasitas PTM ke 50 Persen

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Senin, 31 Januari 2022 09:07 WIB
Bantul Pertimbangkan Penurunan Kapasitas PTM ke 50 Persen

Siswa SMKN 1 Bantul mulai menjalani pembelajaran tatap muka terbatas dengan serangkaian prokes ketat mulai Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul mempertimbangkan penurunan kapasitas pembelajaran tatap muka (PTM) dari 100% menjadi 50% di sekolah-sekolah.

Penurunan ini dilakukan menyusul adanya pernyataan dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, yang meminta PTM 50% bila kasus Covid-19 terus meningkat.

Asisten Sekretaris Administrasi Sekretaris Daerah Bantul, Pulung Haryadi, menyampaikan akan ada beberapa pertemuan yang bakal digelar untuk membahas kemungkinan PTM 50%. "Baru akan ada beberapa pertemuan untuk menindaklanjuti anjuran Gubernur," tuturnya, Minggu (30/1/2022).

Secara resmi belum ada surat tertulis yang sampai ke Pemkab Bantul perihal anjuran PTM 50%. Di Bantul, sampai saat ini tidak ada kasus Covid-19 yang muncul dari lingkungan warga sekolah.

Saat ini sejumlah lokasi isolasi terpadu (isoter) masih terus disiapkan. "Selter desa akan tetap dihidupkan untuk antispasi. Kemudian selter kabupaten dijalankan,” ungkap Pulung. Namun, bila PTM 50% jadi diterapkan, Pulung menuturkan sistem sif akan kembali diimplementasikan kepada para siswa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Galih Eko Kurniawan
Galih Eko Kurniawan Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online