Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Suasana di depan Taman Kaliurang, Sleman, Kamis (26/11/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN-Meski status Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali naik ke level 3, Pemkab Sleman memastikan tidak ada penutupan pariwisata. Selain pengurangan kapasitas wisatawan, vaksin booster bagi pelaku wisata juga terus diupayakan.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono, menjelaskan dalam status PPKM level 3 ini, pariwisata tidak ditutup. “Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 ya protokol kesehatan (prokes) harus ketat dan kapasitas hanya 25 persen. Saya rasa enggak masalah,” ujarnya, Kamis (10/2/2022).
Ia menuturkan para pelaku wisata di Sleman telah belajar selama dua tahun dalam menerapkan protokol kesehatan. Yang diperlukan saat ini adalah memperketat kembali prokes itu, setelah sebelumnya sempat diperlonggar lantaran kasus Covid-19 yang melandai.
“Saya yakin pelaku di destinasi wisata sudah punya pengalaman untuk menjaga itu karena sudah dua tahun ini belajar. Cuma perlu diaktifkan lagi satgasnya, prokesnya dijaga, dicek suhunya. Pakai aplikasi peduli lindungi, meski belum semua,” ungkapnya.
BACA JUGA: Setelah Relokasi PKL, Pemkot Jogja Bakal Ubah Lagi Wajah Malioboro, Seperti Apa?
Ia mengakui sampai saat ini masih ada destinasi wisata yang belum mengaplikasikan Peduli Lindungi, khususnya yang dikelola oleh masyarakat seperti desa wisata atau usaha kuliner. Hal ini bukan disebabkan mereka tidak mendaftar, melainkan masih menunggu akses dari pusat. “ita maunya semua cepet ngurus. Cuma masalahnya ngurusnya gak bisa cepat di sananya,” katanya.
Kapasitas pengunjung 25% kata dia, sudah diturunkan dari sebelumnya 75% saat PPKM masih level 2. Meski demikian di lapangan hal ini tidak berpengaruh signifikan, karena selama PPKM level 2 diberlakukan, jumlah kunjungan di destinasi wisata rata-rata belum mencapai 50%.
Untuk menekan penularan Covid-19 di sektor pariwisata, Pemkab Sleman juga mengupayakan vaksin booster bagi para pelaku wisata. Hal ini sudah dimulai pada akhir Januari lalu di Jogja Bay Waterpark dengan jumlah vaksin sebanyak 1.000 dosis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.