Dikukuhkan Guru Besar, Eks Ketua KY Usul Model Penyelesaian HAM Berat
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Aparat kepolisian saat menyita dua senjata tajam yang terekam video viral di medsos. /TikTok.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah video viral yang menggambarkan aparat kepolisian mengamankan senjata tajam jenis golok viral di medsos, Minggu (20/2/2022).
Video tersebut diunggah oleh beberapa akun TikTok, di antaranya @akubaguzpiye dan @dimasukinyuk_ pada Minggu (20/2/2022) dinihari. Dalam video tersebut tamak salah satu aparat yang menganakan kaos warna coklat khas polisi mengamankan dua senjata jenis parang dan golok di tangan kanannya sembari berjalan menuju truk dalmas.
Aparat kepolisian lainnya dengan berseragam pun tampak menyisir kiri dan kanan kawasan tersebut. Video itu berada di Jalan Abu Bakar Ali atau tepat berada di sebelah selatan rel teteg kawasan Malioboro. Dalam video tersebut juga dituliskan narasi yang menggambarkan kondisi malam hari di Jogja di mana aparat kepolisian mengamankan sejumlah senjata tajam.
“Malmingnya Jogja Full gaman mazehh [Malam minggu di Jogja penuh senjata tajam],” demikian kalimat yang tertulis di video.
“yg di Jogja Kota (Parkiran Abubakar ali) pasti tau barusan ada apa,” tulis akun @dimasukinyuk_ sembari mengunggah video tersebut, Minggu.
BACA JUGA: Cerita GKR Mangkubumi Gadaikan BPKB Mobil dan Perlihatkan Saldo Rekening
Selain itu terdengar juga salah seorang di dalam video tersebut yang menyampaikan bahwa penuh senjata tajam. “Full gaman,” ucap salah satu warga yang terekam di dalam video tersebut.
Warganet pun berkomentar beragam, salah satunya yang menyimpulkan Jogja saat pagi hingga sore adem ayem namun malam harinya horor karena klithih.
“Siklus Jogja, pagi adem ayem, siang kota pelajar, sore balik adem ayem, malem langsung berubah jadi los santos,” tulis salah satu akun TikTok di kolom komentar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.