Heboh Aplikasi Kebugaran Strava Akan Dikenai Pajak, Ini Komentar Pakar
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.
Jembatan mangkrak yang disebut dalam prasasti sebagai Jembatan Gajah Wong II yang tidak dilewati kendaraan selama puluhan tahun, Selasa (22/2/2022). /Harian Jogja-Sunartono)
Harianjogja.com, JOGJA--Sebuah jembatan membelah Sungai Gajah Wong yang berada di perbatasan Kota Jogja dengan Bantul masih kokoh hingga 2022 ini. Jembatan yang sudah lengkap ini tak pernah dilewati kendaraan bermotor meski dibangun sejak 25 tahun silam.
Jembatan ini terletak di dua wilayah. Sebelah barat jembatan adalah Desa Muja Muju, Umbulharjo, Kota Jogja, sedangkan di sisi timur masuk wilayah Sorowajan, Baru, Pedukuhan Sorowajan, Banguntapan, Bantul. Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, Selasa (22/2/2022) jembatan ini memiliki panjang sekitar 30 meter dengan lebar sekitar 8 meter. Seperti jembatan lainnya, jembatan misterius ini dilengkapi dengan langkan atau pagar pembatas kiri dan kanan. Namun, jembatan belum diaspal dan sekadar dibeton.
Jembatan ini tidak pernah dilewati pengendara motor. Warga sekitar memanfaatkannya sebagai tempat jemuran dan tempat nongkrong. Ujung barat dimanfaatkan untuk pembuangan sampah. Hanya sekitar 3 meter di antaranya tertera prasasti dengan tulisan Jembatan Gajah Wong II dibangun pada 1996/1997 silam. Jika dihitung pembangunannya pada 1997, maka usianya sudah 25 tahun.
Baca juga: Dianggarkan Rp6,8 Miliar, Pembangunan Jembatan Merah di Sleman Masuk Proyek Strategis
Jembatan ini bisa dibilang sebagai salah satu proyek mangkrak era Orde Baru karena tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Di ujung timur sudah berdiri perumahan yang masuk di wilayah Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul. Kemudian di sisi barat berbatasan dengan Kampung Ledok Timoho, Umbulharjo, Kota Jogja, yang juga banyak rumah penduduk.
Untuk mengakses jembatan ini bisa dilakukan melalui dua arah. Pertama dari arah timur atau wilayah RT 20 Sorowajan Baru. Jembatan ini bisa dilihat dari titik tersebut dari selatan. Kedua, dari ujung utara Kompleks Perumahan APMD, ada gang sempit masuk hanya cukup kendaraan roda dua.
Jembatan ini cukup misterius, konon rencananya dijadikan sebagai jalur alternatif dari sisi tengah Jogja, tepatnya dari Jalan Melati Wetan (Simpang Empat APMD) ke timur. Kemudian dari jembatan tersebut ke timur lurus bisa mengarah langsung ke Bandara Adisutjipto. Tidak ada data khusus yang memahami seluk beluk jembatan kokoh tak bermakna ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UMY menegaskan PPN 11% Strava bukan pajak olahraga, melainkan dikenakan pada layanan premium aplikasi digital berbayar.
Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian kompak turun pada Sabtu 18 Juli 2026. Emas Antam 1 gram kini dibanderol Rp2,711 juta, turun Rp28 ribu dibandin
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Kemampuan literasi keluarga menjadi kunci utama dalam penanganan dan mitigasi tengkes (stunting).
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima penghargaan Impactful Regional Leadership dalam acara Solopos Best Brand & Innovation (SBBI) Award 2026
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.