5.236 UMKM Bantul Sudah Jualan Online, Omzet Ikut Naik
Sebanyak 5.236 UMKM Bantul telah memanfaatkan platform digital untuk berjualan. DKUKMPP Bantul terus mendorong digitalisasi dan literasi usaha.
Seorang pembeli hendak mencari minyak goreng di Superindo yang beralamat di Jalan Urip Sumoharjo, Gondokusuman, Jogja, Senin (21/2/2022)-Harian Jogja/Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja berencana untuk menyelenggarakan operasi pasar (OP) minyak goreng secara reguler untuk menekan tingginya harga jual produk serta munculnya fenomena lain dampak dari kelangkaan komoditas itu di wilayahnya. Sedikitnya 24 ton minyak goreng akan digelontorkan ke sejumlah pasar prioritas di Kota Jogja.
Kepala Bidang Ketersediaan, Pengawasan, dan Pengendalian Perdagangan Disdag Kota Jogja, Sri Riswanti mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan perusahaan pelat merah yang nantinya akan bertugas menyuplai stok minyak goreng ke berbagai pasar. Sejumlah pasar yang jadi prioritas itu adalah Beringharjo, Pingit, Demangan, dan Kranggan.
"Minggu ini barang sudah datang dan minggu depan semoga bisa didistribusikan. Hanya saja dari 24 ton itu, kebutuhan di empat pasar itu berlebih dan nanti akan kita distribusikan ke 25 pasar lain, karena pasar di kota ada 29 jumlahnya," kata dia saat gelaran OP di Pasar Prawirotaman, Kamis (24/2/2022).
Ada sebanyak 600 liter minyak goreng yang diedarkan ke pedagang Pasar Prawirotaman pada kesempatan itu dengan harga Rp14.000 per liter. Satu pedagang hanya mendapatkan satu liter minyak goreng. Nantinya OP masih akan berlanjut ke sejumlah kemantren lainnya untuk menekan harga di tingkat bawah.
BACA JUGA: Misterius! Penampakan Diduga UFO Berkeliaran 2 Jam
Riswanti menyebut, dengan OP ini diharapkan gejolak harga dan ketersediaan minyak goreng tidak akan terganggu di masa puasa dan Lebaran mendatang. Sebab, dengan kebutuhan mingguan masyarakat terhadap minyak goreng di Kota Jogja yang sebanyak 10.000-20.000 liter, disinyalir akan melonjak signifikan pada masa puasa dan Lebaran nanti.
"Harapan saya demikian karena kita hanya bisa melaksanakan. Untuk mekanisme di Bulog dan distributor, harga untuk ritel adalah di Aprindo dan kami sudah komunikasi. Beberapa minimarket ini juga kita upayakan untuk selalu ada stok, walaupun kondisinya kadang didrop tiga hari sekali langsung habis," kata dia.
Kepala Disdag Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menyampaikan, pemerintah pusat telah menunjuk salah satu distributor yang nantinya akan menyalurkan minyak goreng curah ke sejumlah pasar seharga Rp11.500 per liter. Saat ini pihaknya masih menunggu informasi detail kapan penyaluran itu akan dilakukan.
"Posisi kami memang tidak berdaya karena hanya sebatas mendistribusikan dan menyampaikan saja. Kondisi ini juga sudah berjalan sejak enam bulan yang lalu. Kami juga sudah komunikasi dengan asosiasi, ritel maupun pihak lain untuk harga minyak. Namun kan secara nasional ini ada kendala sehingga beberapa langkah harus dilakukan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 5.236 UMKM Bantul telah memanfaatkan platform digital untuk berjualan. DKUKMPP Bantul terus mendorong digitalisasi dan literasi usaha.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.