Nekat! Penghuni Kos di Mlati Gasak TV dan Water Heater, Lalu Kabur
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Seorang petani di kawasan Sanden mulai melakukan panen padi menggunakan erek atau alat pemisah gabah sederhana pada Selasa (1/3/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah petani padi di kawasan pesisir Bantul mulai memasuki masa panen. Meski bercocok tanam di lahan marjinal, produktivitas padi di pesisir terbilang sukses pada panen pertama tahun 2022 ini.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Imawan Eko Handriyanto menyampaikan sebagian lahan pertanaman padi di wilayah Selatan mulai dipanen. "Sebagian sudah panen ya, sebagian. Tapi banyak yang belum, karena sana mayoritas holtikultura," terang Imawan pada Rabu (2/3/2022).
Panen padi pertama tahun 2022 ini diperkirakan Imawan merupakan tanaman padi yang ditanam pada periode November 2021 lalu. "Iya kan umur 3,5 bulanan, mungkin bisa [tanam] November," tandasnya.
Dari catatan panen padi periode sebelum-sebelumnya, Imawan menerangkan produktivitas lahan pesisir lebih rendah dari lahan sawah. Di lahan sawah produktivitas padi rata-rata 6,4 ton gabah kering giling per hektare. Sementara untuk lahan marjinal di pesisir, produktivitasnya di bawah angka lahan sawah pada umumnya.
Baca juga: Bantul Kembangkan Tanam Padi 4 Kali Dalam Setahun
"Termasuk lahan marjinal toh itu. Jadi memang rendah dari sawah, karena airnya tercukupi di sawah," ujarnya.
Selain perihal pasokan air, Imawan menjelaskan perbedaan produktivitas padi lahan marjinal juga dipengaruhi sifat tanah. Lahan pesisir disebutkan Imawan memiliki sifat tanah porous yang membuat air cepat menghilang.
"Sifat tanah pasir itu porous, airnya cepat menghilang. Kecuali diberi tambahan pupuk organik yang banyak atau amelioran lainnya yang seperti lahan sawah itu. Lebih bisa mengikat air," tandasnya.
Imawan mencatat beberapa lahan di wilayah pesisir Bantul turut ambil bagian dalam program Kementerian Pertanian Indeks Pertanaman (IP) 400 pada tanaman padi. "Di Sanden sekitar 400 hektare, di Kretek sekiar 300-an haktare. Di Srandakan itu kalau enggak salah 200-an hektare," ujarnya.
Dengan kondisi lahan marjinal, DKPP Bantul mengimplementasikan beberapa teknologi untuk mengoptimalkan kondisi lahan yang ikut dalam IP400. "Ya penambahan bahan tanah itu kalau di lahan pasir. Amelioran itu bisa pupuk kandang atau tanah yang agak liat. Yang liat itu supaya bisa mengikat air," jelasnya.
Sebelumnya program IP400 di Bantul diluncurkan di Padukuhan Serut, Palbapang, Bantul oleh Kementan RI pada medio Februari lalu. Peluncuran tersebut menjadi yang pertama di DIY. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih yang hadir dalam peluncuran program IP400 kala itu menyampaikan Kabupaten Bantul terus mengupayakan pemanfaatan lahan marjinal untuk meningkatkan produksi pertanian.
"Ke depan oleh pemerintah bersama pemerintah desa dan kelompok tani akan terus kita buka lahan-lahan yang tidak produktif. Termasuk di antaranya lahan pasir akan terus kita optimalkan," tutur Halim.
Di Kabupaten Bantul terdapat sekitar 30.000 haktare pertanaman padi tiap tahunnya. Melalui program IP400, luas pertanaman padi di Bantul bertambah 5000 hektare untuk budi daya tanaman padi. Penambahan luasan areal pertanaman ini diharapkan dapat menambah produktivitas padi tahunan di Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.
Jungkook BTS buka lowongan videografer dan editor untuk BTS WORLD TOUR ARIRANG. Simak kriteria dan peluang langka bergabung dengan tur dunia BTS di sini.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.