Wacana Desa Maritim Mulai Disosialisasikan di Pesisir Bantul

Nelayan Pantai Depok Bantul mendorong perahu ke bibir pantai seusai melaut, Jumat (28/12/2018) - Harian Jogja/Yudi Supraba
16 September 2021 08:27 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Sosialisasi Desa Maritim dilakukan ke sejumlah wilayah pesisir Bantul. Pengembangan keunggulan desa sekitar pantai menjadi salah satu pembahasan dalam sosialisasi.

Sosialisasi Desa Maritim mengundang sejumlah tokoh dan perangkat di Kapanewon Kretek, Sanden, dan Srandakan. Salah satu peserta sosialisasi, Nunik, menuturkan banyak aspek yang disampaikan dalam menyongsong Desa Maritim. Nunik yang mewakili pedagang Pasar Ikan Depok mengatakan pengembangan potensi di kawasan pesisir ikut dibahas dalam pertemuan tersebut.

"Jadi Desa Maritim itu desa yang bersinggungan dengan langsung ke sempadan pantai. Dengan adanya Desa Maritim itu seperti ada desa budaya dan desa wisata," ujarnya pada Rabu (15/9/2021).

Sosialisasi Desa Maritim digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan DIY bersama Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul. Disebutkan Nunik, desa di sekitar pesisir diharapkan dapat memetakan potensi yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Itu setiap kelurahan diwajibkan untuk mengeksplorasi apa yang bisa ditonjolkan di masing-masing desanya itu. Seperti katakanlah Pasar Ikan Depok itu dibikin lebih bagus untuk penarikan wisatanya," ungkapnya.

Dijelaskan Nunik pembangunan atau rehabilitasi Pasar Ikan Depok memang diperlukan. Pasalnya banyak aspek pasar ikan yang saat ini rusak, seperti atap hingga saluran limbah dan sebagainya.

"Bangunannya itu gentingnya sudah mau kabur. Sama comberan limbahnya, karena cornya sudah lama, sebagian sudah mampet menimbulkan bau," tandasnya.