38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA – Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, sudah mendengar informasi tentang tingkat ketersediaan tempat tidur perawatan Corona menjadi perhatian Kementerian Kesehatan. Pasalnya, bed occupancy rate (BOR) rumah sakit di atas 40 persen.
Menurut dia, ada beberapa penyebab yang membuat pasien positif di rawat masih tinggi. Selain masih adanya kasus penularan, juga disebabkan karena layanan kesehatan yang terbatas.
Di sisi lain, kapasitas ruang perawatan yang dimiliki masih terbatas karena keberadaan rumah sakit di Gunungkidul juga terbatas. Kondisi ini berdampak terhadap penyediaan ruang perawatan Corona yang harus dibagi dengan perawatan umum lainnya.
Dewi mengungkapkan, untuk tempat tidur perawatan corona disediakan sebanyak 135 unit. Sedangkan hingga Rabu (16/3/2022) ada yang dirawat di rumah sakit sebanyak 60 pasien.
“Kalau diprosentase keterisiannya sekitar 44%,” katanya, Rabu.
Menurut Dewi, ketersediaan ruang perawatan Corona teruh berubah karena beberapa hari lalu sempat tersedia sebanyak 153 tempat tidur. Meski demikian, penyediaan disesuaikan dengan kondisi, salah satunya menyangkut ketersediaan tenaga kesehatan. “Petugas medis juga ada yang kena. Jadi, harus kami sesuaikan jumlah tempat tidur yang bisa ditangani,” katanya.
BACA JUGA: Jokowi Pamer Motor Kesayangannya ke Marc Marquez dan Teman-temannya
Meski demikian, ia memastikan ada upaya penambahan tempat tidur perawatan apabila jumlah pasien yang dirawat terus bertambah. “Kalo langsung banyak kasian rumah sakit karena tempat tidurnya banyak yang kosong. Jadi, sementara waktu, tempat perawatan ada yang tetap untuk pasien non covid, baru nanti kalau ada lonjakan yang digunakan merawat pasien corona akan ditambah seperti pengalaman di tahun lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.