Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Ilustrasi orang tenggelam/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sapuan, pria Palembang Sumatera Selatan, yang bekerja sebagai koki di Kota Solo hilang terseret ombak di kawasan Pantai Siung di Desa Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Selasa (29/3/2022) sekitar pukul 14.30 WIB.
BACA JUGA: Skuter Listrik Dilarang di Malioboro, Pemkot Akan Carikan Tempat Baru
Hingga sekarang petugas gabungan masih mencari keberadaan korban.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 1 DIY, Sunu Handoko mengatakan kecelakaan laut ini bermula saat korban bersama temannya berwisata ke Pantai Siung. Sama seperti wisatawan lainnya, kedua wisatawan dari Kota Solo ini bermain air. Keduanya juga menyempatkan diri berfoto di bebatuan Muncar guna mengabadikan momen berwisata ke pantai. Namun nahasnya, pada saat korban berfoto tiba-tiba, ada ombak besar yang menyeret tubuh Sapuan.
“Korban berasal dari Palembang tapi kerjanya sebagai koki di Kota Solo,” kata Sunu kepada wartawan, Selasa petang.
Menurut dia, sebelum kejadian, petugas SAR sudah mengingatkan agar tidak bermain di area berbahaya. Meski demikian, imbauan teresebut kurang dihiraukan hingga akhirnya korban terseret ke tengah laut.
“Kami sudah memperingatkan dengan membunyikan peluit agar mereka segera pindah, tetapi ternyata korban tidak mendengar,” katanya.
Petugas SAR juga mendatangi korban. Namun pada saat petugas berlari mendekat, tubuh Sapuan sudah dihantam ombak hingga hilang terbawa air laut.
BACA JUGA: Kisah Saryanto, Kusir yang Andongnya Dinaiki Jokowi Keliling Istana di Malioboro
Mendapati ada wisatawan hilang terseret ombak, petugas SAR di Pantai Siung Gunungkidul langsung meminta bantuan untuk evakuasi pencarian. Total ada 25 personel yang terjunkan guna mencari keberadaan korban.
“Kami juga menerjunkan perahu jukung serta satu unit jetski, tapi hingga sekarang korban belum ditemukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Kapolri Listyo Sigit lantik 8 pejabat Polri termasuk 6 Kapolda. Ini daftar lengkap dan pesan penting untuk pelayanan publik.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.
Kebakaran TPA Jatiwaringin sulit dipadamkan karena mirip gambut. KLH kerahkan drone, Manggala Agni, dan TMC.
Said Iqbal turun langsung telusuri isu PHK di Tokopedia dan TikTok, pemerintah utamakan dialog dan perlindungan pekerja.
BI DIY gelar QJI x JRF 2026 di Jogja untuk dorong QRIS, UMKM, dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.