Taru Martani Bantah Tak Terapkan SUSU, Ini Hasil Pemeriksaan Disnakertrans DIY
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Prosesi kegiatan groundbreaking pembangunan jalan tol Jogja Bawen di Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Rabu (30/3/2022)-Harian Jogja/Abdul Hamid Razak\r\n\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN- Pembangunan tol Jogja-Bawen dijanjikan bakal menyerap banyak tenaga lokal.
Konstruksi Tol Jogja-Bawen resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan proses groundbreaking yang digelar di Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Rabu (30/3/2022).
"Pembangunan Tol Jogja-Bawen dimulai dari Seksi 1 dan ditargetkan tuntas pada 2024. Untuk keseluruhan kami harapkan selesai 2025," ujar Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian di sela kegiatan.
Dia percaya pembangunan jalan tol ini dapat meningkatkan peran kota Jogja sebagai hub utama pengembangan ekonomi di Jawa bagian Selatan. "Kami memang prioritaskan pengadaan tanah dimulai dari Jogja, karena salah satu pemicu trase Jogja-Bawen itu adalah bagaimana meningkatkan konektivitas Borobudur dengan Jogja. Itu sebabnya kami mulai [pembangunan] dari sisi sini," ujarnya.
BACA JUGA: Retribusi Wisata di Bantul Tahun Ini Bakal Naik Gara-Gara Jembatan Kretek II
Dia juga berharap, agar konstruksi tol tersebut menggunakan produk-produk dalam negeri. Begitu juga dengan tenaga kerjanya, harus melibatkan tenaga lokal. "Pembangunan jalan tol ini harus cepat, tetapi juga tetap harus menjaga kualitas, mutu dan memastikan keselamatan konstruksi," ujarnya.
Jalan Tol Jogja-Bawen memiliki total panjang 75,82 Km dengan periode konsesi selama 40 tahun dan nilai investasi sebesar 14,26 Triliun. Jalan tol ini akan melintasi Provinsi Jawa Tengah sepanjang 68,17 Km dan DIY sepanjang 7,65 Km.
Direktur Utama PT JJB Oemi Vierta Moerdika mengatakan jika selama proses pembangunan jalan tol tersebut akan menyerap sebanyak-banyaknya tenaga lokal. Namun Oemi tidak menyebut secara spesifik berapa kebutuhan tenaga kerja dari tenaga lokal.
"Tenaga kerja lokal, insyaallah kami akan melibatkan tenaga lokal semaksimal mungkin. Dan permintaan magang dan penelitian dari universitas sangat banyak, nanti kami akomodir akan sesuaikan jadwalnya," kata Oemi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
APBN 2027 memang memangkas subsidi energi Rp11,44 triliun. Namun, klaim gas langka dan harga pasti naik belum terbukti.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.