BEDAH BUKU: Warga Sleman Diajak Mengelola Limbah sejak Dapur
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur
Bank BPD DIY/Istimewa
JOGJA—Bank BPD DIY terus mengambil peran dan tugas sebagai penggerak dan pendorong laju perekonomian di DIY.
Bank BPD DIY memiliki peran sebagai pengelola kas daerah, menjalankan usaha sebagai bank umum, sekaligus sebagai sumber pendapatan daerah.
“Kami terus tumbuh bergerak sebagai bank umum, menjalankan fungsi sebagai pengelola kas daerah, dan sebagai bank pembangunan,” ucap Direktur Utama BPD DIY, Santoso Rohmad, Selasa (5/4/2022).
Bank BPD DIY, berupaya mendukung bangkitnya pariwisata dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.
Bank BPD DIY, juga mendukung penuh pembangunan hingga tingkat desa melalui para agen Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang bekerja sama juga dengan BUMDes.
Sementara untuk kondisi internal, Santoso menjelaskan Bank BPD DIY tumbuh semakin baik di 2021.
“Pada 2021, Bank BPD DIY di 2021 tumbuh bagus. Dari sisi kesehatan bank bagus, sehat. Ada capaian-capaian peningkatan dari tahun ke tahun. Semua berjalan on the track,” kata Santoso Rohmad. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Minim Sampah, Berkarya di Kebun, Bahagia di Dapur
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.
Iran menolak menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sebelum AS memenuhi tuntutan terkait perang, aset, dan gencatan senjata.
Ford Australia tarik 13.907 unit Ranger karena side curtain airbag berisiko gagal mengembang. Pengiriman dan test drive dihentikan sementara. Perbaikan gratis m
Super League 2026/2027 akan diwarnai dominasi pelatih asing. Dari 18 klub peserta, hanya Isen Mulang FC yang menunjuk pelatih lokal, Ade Suhendra.