Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Perbatasan Gunungkidul dengan Bantul di Kecamatan Patuk, Gunungkidul./Harian Jogja-Galih Eko Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Rencana Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul membangun miniatur tugu tobong gamping pengganti pengendang di Bundaran Siyono, Logandeng, Playen menuai kritik.
BACA JUGA: Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Mulai Merambah ke Tamanmartani
Satu kritikan disuarakan seniman sekaligus pegiat budaya di Gunungkidul, Andi Kartojiwo.
“Tobong merupakan alat untuk pengolah batu kapur menjadi gamping. Artinya ada eksploitasi batu kapur. Jangan sampai pembangunan tersebut malah menimbulkan opini persetujuan untuk eksploitasi sumber daya alam,” katanya, Selasa (12/4/2022).
Andi mengatakan tobong gamping pernah menjadi usaha ekonomi bagi masyarakat di Gunungkidul yang dilakukan secara tradisional. Meski demikian, sekarang usaha tobong sudah tidak ada lagi. “Saya kira bisa diganti ikon yang tidak kontroversial karena tobong lebih condong ke usaha pertambangan dengan mengeksploitasi lingkungan,” ujarnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Stefanus Sujoko, warga asal Siyono, Logandeng. Ia mendukung penataan wajah kota yang dilakukan Pemkab Gunungkidul.
Meski demikian, patung pengendang di Bundaran Siyono tidak perlu dihilangkan. Menurut dia, patung yang sekarang ada sudah sangat identik dengan budaya Gunungkidul. Patung itu terkait dengan seni campursari yang pertama kali diciptakan oleh maestro seni musik Manthous, seniman Gunungkidul.
“Kebetulan tidak jauh dari bundaran di sisi barat tepatnya di jalan Siyono ke arah Playen ada Jalan Manthous, maestro campursari yang sudah sampai tingkat nasional,” katanya.
BACA JUGA: Viral Kereta Api Lewat Depan Teras Rumah di Pengok, Warga Malah Menikmati
Ia berharap agar penataan tersebut benar-bear dikaji ulang dengan berbagai sudut pandang sehingga tidak terjadi salah paham di masyarakat. “Ikon yang dibangun harus menjadi kebanggaan warga dan bukan malah sebaliknya,” kata Sujoko.
Sebelumnya, DPUPRKP Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp9,4 miliar untuk menata wajah ibukota kabupaten. Salah satun programnya adalah mengganti patung pengendang dengan miniatur tugu tobong gamping di Bundaran Siyono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.