Mako Brimob Gunungkidul Mulai Dibangun, Ditarget Rampung Desember
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Pantai Sepanjang Gunungkidul - ist/jogjaprov.go.id
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul melanjutkan program penataan Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, pada 2026. Salah satu proyek yang akan dikerjakan tahun ini adalah pembangunan talut dengan alokasi anggaran sebesar Rp500 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Gunungkidul.
Pembangunan talut tersebut menjadi bagian dari penataan kawasan wisata Pantai Sepanjang yang telah dimulai sejak tahun lalu. Meski sejumlah pekerjaan telah direalisasikan, pemerintah daerah menilai masih ada beberapa aspek yang perlu disempurnakan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan wisatawan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan saat ini proyek pembangunan talut masih berada dalam tahap perencanaan. Talut akan dibangun di area dekat bekas lokasi berjualan pedagang yang sebelumnya telah direlokasi ke sisi utara jalan kawasan pantai.
“Untuk saat sekarang masih dalam tahap perencanaan. Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar sehingga pembuatan talut bisa selesai tepat waktu,” katanya, Rabu (24/6/2026).
Menurut Wadiyana, penataan Pantai Sepanjang dilakukan secara bertahap sebagai upaya pemerintah memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung. Program tersebut sebelumnya telah diwujudkan melalui pengaspalan sejumlah ruas jalan yang rusak serta relokasi pedagang dari area bibir pantai ke lokasi yang lebih tertata.
“Masih akan terus dilanjutkan karena penataan dilakukan secara bertahap,” katanya.
Perbaikan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menegaskan proses penataan Pantai Sepanjang belum selesai meskipun relokasi pedagang telah dilakukan. Menurutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus dituntaskan, terutama berkaitan dengan infrastruktur penunjang kawasan wisata.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi jalan menuju Pantai Sepanjang yang masih mengalami kerusakan di beberapa titik. Pengaspalan yang dilakukan pada tahun sebelumnya belum mencakup seluruh ruas jalan yang membutuhkan perbaikan.
“Pengaspalan tahun lalu belum menyasar semua ruas. Jadi, ini sebagai pekerjaan rumah [PR] yang harus diselesaikan,” katanya.
Selain pembangunan talut, pada tahun ini pemerintah daerah juga berencana melakukan penyempurnaan kios-kios yang digunakan pedagang untuk berjualan setelah proses relokasi. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung penataan kawasan wisata yang lebih tertib dan nyaman bagi pengunjung maupun pelaku usaha.
“Proyek pembuatan talut masih proses. Tapi, upaya penataan di Pantai Sepanjang akan terus dilakukan hingga selesai,” ujar Rakhmadian.
Pemkab Ajukan Dukungan Dana Keistimewaan
Rakhmadian mengakui keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam menyelesaikan seluruh program penataan Pantai Sepanjang. Oleh karena itu, Pemkab Gunungkidul berupaya mencari dukungan pendanaan tambahan dari Pemerintah Daerah DIY.
Menurutnya, bantuan pembiayaan tersebut diajukan melalui skema Dana Keistimewaan (Danais) agar proses penataan kawasan wisata dapat berjalan lebih optimal dan tidak sepenuhnya bergantung pada APBD kabupaten.
“Kita ajukan bantuan melalui anggaran dana keistimewaan,” katanya.
Pemkab Gunungkidul juga menargetkan penataan Pantai Sepanjang dapat menjadi model pengembangan kawasan wisata pantai di wilayah Bumi Handayani. Konsep yang diterapkan di kawasan ini nantinya akan menjadi referensi untuk penataan destinasi pantai lainnya yang memiliki karakteristik serupa di sepanjang pesisir selatan Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mako Brimob Polda DIY di pesisir Gunungkidul mulai dibangun. Sebanyak 18 rumah dinas ditargetkan rampung sebelum akhir Desember 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.