Garebeg Besar 2026 Digelar Sederhana, Tanpa Kirab Prajurit
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Kalangan mahasiswa antusias mengikuti kegiatan Vaksinasi Ramadan yang digelar Ikagoe-BIN DIY di Sahid Jaya Hotel, Babarsari, Jumat (15/4/2022) sebagai prasyarat untuk mudik./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di wilayah Babarsari, Caturtunggal, Depok antusias mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster. Mereka mengikuti kegiatan tersebut untuk memenuhi syarat mudik.
Stefani, mahasiswa Program Studi Pertambangan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) asal Bengkulu bersyukur bisa mengikuti kegiatan vaksinasi booster yang digelar Ikatan Alumni Geolog (Ikageo) ITNY. Pasalnya, pemberian vaksinasi booster dia perlukan untuk mudik lebaran nanti.
"Rencana mudik ke Bengkulu pekan depan. Makanya saya ikut booster malam ini," katanya di sela kegiatan Vaksinasi Ramadan yang digelar Ikagoe ITNY-BIN DIY di Sahid Jaya Hotel, Babarsari, Jumat (15/4/2022).
Rektor ITNY Ircham mengatakan pemberian vaksinasi booster tersebut untuk membantu para mahasiswa di kampus-kampus wilayah Babarsari dan masyarakat yang ingin memperoleh layanan vaksin dosis ketiga. Vaksinasi booster tersebut diberikan, selain mempekuat imun dari Covid-19 juga untuk memenuhi prasyarat untuk mudik.
"Kami sengaja menggelar vaksinasi booster ini malam hari, setelah buka puasa karena sebagian orang enggan menerima vaksin saat ia berpuasa. Ini wujud kepedulian kami untuk ikut memberi rasa aman kepada mahasiswa dan masyarakat," katanya.
Baca juga: Jadi Syarat Mudik Semua Moda Tranportasi, Begini Cara Mengisi eHAC di PeduliLindungi
Wakil Ketua Ikageo ITNY Mudor Musa menambahkan kegiatan vaksinasi yang digelar Ikageo bertujuan untuk membantu masyarakat maupun mahasiswa di sekitar kampus agar mendapatkan layanan booster. "Terutama bagi mahasiswa yang ingin mudik ke kampung halaman. Sebab vaksin adalah kewajiban sebelum mudik, khususnya Booster," katanya.
Koordinator Kegiatan Vaksinasi Binda DIY Adi Riyanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara untuk mempercepat dan meningkatkan capaian vaksinasi di DIY, khususnya booster. Pihaknya menyediakan 300 dosis untuk vaksinasi booster. "Tujuan utamanya tentu agar imunitas masyarakat meningkat dan menjadi sehat. Apalagi dalam waktu dekat sebagian masyarakat akan melakukan mudik," katanya.
Hingga kini, di DIY capaian vaksin dosis ketiga sudah mencapai 26% atau hampir menyentuh 30%. Seluruh kabupaten dan kota di DIY, bersama-sama mempercepat kegiatan vaksinasi booster. "Sasaran saat ini adalah kalangan mahasiswa atau masyarakat yang akan mudik. Alhamdulillah mereka antusias mengikuti daripada siang hari karena sedang berpuasa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.