Advertisement

Demo Besar, Mahasiswa di Jogja Bakal Bergerak ke Jakarta

Lugas Subarkah
Sabtu, 09 April 2022 - 21:07 WIB
Bhekti Suryani
Demo Besar, Mahasiswa di Jogja Bakal Bergerak ke Jakarta Ilustrasi demo - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Ribuan mahasiswa direncanakan akan menggelar aksi di Jakarta pada Senin (11/4/2022). Dari Jogja, beberapa BEM akan mengirimkan perwakilan ke Jakarta, seperti BEM UGM dan UNY. Di samping itu, Forum BEM se-DIY juga menggelar aksi pada Sabtu (9/4/2022).

Ketua BEM UGM, Muhammad Khalid, menjelaskan terkait aksi 11 April belum ada keputusan pasti apakah akan berangkat atau tidak. Namun ia memastikan ada perwakilan yang akan berangkat. “Kami ada perwakilan ke sana,” ujarnya, Sabtu (9/4/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Sementara itu, Ketua BEM UNY, Ryan Maulia Muhammad, memastikan BEM UNY akan terlibat dalam aksi di Jakarta. “BEM UNY akan ikut serta di aksi nasional tanggal 11 April di Jakarta,” kata dia ketika dikonfirmasi.

Ketua BEM UIN Sunan Kalijaga, Syaidurrahman Alhuzaifi, mengatakan pihaknya belum memutuskan akan ikut ke Jakarta atau tidak. Saat ini, BEM UIN Sunan kalijaga masih dalam tahap pembacaan. “Masih akan kami follow up lagi,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ceramah di Masjid UGM, Ini Perbedaan Isu yang Diangkat Anies, Ganjar dan Ridwan Kamil

Di Jogja, Muhammad Khalid mengatakan Forum BEM se-DIY telah menggelar aksi di 0 Km, Sabtu (9/4/2022). Aksi ini menjadi bentuk penolakan tegas terhadap serangkaian kebijakan pemerintah yang menimbulkan krisis ekonomi dan demokrasi bagi masyarakat.

Sejumlah isu yang diangkat kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng sebagai komoditas pokok, disusul kenaikan harga BBM non-subsidi dan PPN secara serentak yang berimbas pada kenaikan komoditas lainnya, serta wacana penundaan pemilu dan perpanjangan periode presiden sebagai isu utama.

Beberapa isu turunan seperti maraknya konflik agraria sebagai imbas dari percepatan pembangunan selama beberapa periode belakangan, komersialisasi dan reduksi kebebasan akademik di lingkungan pendidikan, serta isu klitih yang belakangan kembali mencuat di DIY turut menjadi persoalan yang disuarakan kepada pemangku kebijakan untuk segera ditindaklanjuti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Cara Pangeran Arab Saudi Nikmati Kekayaan

News
| Senin, 06 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement