Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi demo /ANTARA FOTO-Aditya Pradana Putra
Harianjogja.com, SLEMAN--Ribuan mahasiswa direncanakan akan menggelar aksi di Jakarta pada Senin (11/4/2022). Dari Jogja, beberapa BEM akan mengirimkan perwakilan ke Jakarta, seperti BEM UGM dan UNY. Di samping itu, Forum BEM se-DIY juga menggelar aksi pada Sabtu (9/4/2022).
Ketua BEM UGM, Muhammad Khalid, menjelaskan terkait aksi 11 April belum ada keputusan pasti apakah akan berangkat atau tidak. Namun ia memastikan ada perwakilan yang akan berangkat. “Kami ada perwakilan ke sana,” ujarnya, Sabtu (9/4/2022).
Sementara itu, Ketua BEM UNY, Ryan Maulia Muhammad, memastikan BEM UNY akan terlibat dalam aksi di Jakarta. “BEM UNY akan ikut serta di aksi nasional tanggal 11 April di Jakarta,” kata dia ketika dikonfirmasi.
Ketua BEM UIN Sunan Kalijaga, Syaidurrahman Alhuzaifi, mengatakan pihaknya belum memutuskan akan ikut ke Jakarta atau tidak. Saat ini, BEM UIN Sunan kalijaga masih dalam tahap pembacaan. “Masih akan kami follow up lagi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Ceramah di Masjid UGM, Ini Perbedaan Isu yang Diangkat Anies, Ganjar dan Ridwan Kamil
Di Jogja, Muhammad Khalid mengatakan Forum BEM se-DIY telah menggelar aksi di 0 Km, Sabtu (9/4/2022). Aksi ini menjadi bentuk penolakan tegas terhadap serangkaian kebijakan pemerintah yang menimbulkan krisis ekonomi dan demokrasi bagi masyarakat.
Sejumlah isu yang diangkat kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng sebagai komoditas pokok, disusul kenaikan harga BBM non-subsidi dan PPN secara serentak yang berimbas pada kenaikan komoditas lainnya, serta wacana penundaan pemilu dan perpanjangan periode presiden sebagai isu utama.
Beberapa isu turunan seperti maraknya konflik agraria sebagai imbas dari percepatan pembangunan selama beberapa periode belakangan, komersialisasi dan reduksi kebebasan akademik di lingkungan pendidikan, serta isu klitih yang belakangan kembali mencuat di DIY turut menjadi persoalan yang disuarakan kepada pemangku kebijakan untuk segera ditindaklanjuti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.