OPINI: Efisiensi Berkeadilan, Pedoman Konstitusional Program Strategis Pemerintah
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
Ilustrasi kekerasan./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA - Aparat kepolisian menegaskan kekerasan jalanan atau lazim disebut dengan klithih yang disebut-sebut terjadi di kawasan Mirota Kampus dan sempat viral di sosial media sebagai informasi bohong atau hoaks.
Kapolsek Gondokusuman, AKP Surahman, menyampaikan telah melakukan menelusuri informasi dugaan klithih itu. Setelah dicek, driver aplikasi makanan pesan antar yang mengaku sebagai korban klithih tersebut rupanya merupakan korban pemukulan oleh rekannya sendiri.
"Kejadian yang diviralkan itu hoaks. Tidak benar itu. Dan kami pastikan bukan kejahatan jalanan," kata Surahman, Sabtu (16/4/2022).
Informasi dugaan klithih itu memang sempat ramai di sejumlah media sosial. Driver aplikasi makanan pesan antar itu disebut menjadi korban klithih di kawasan Mirota Kampus pada 14 April 2022.
Disebutkan pula bahwa para pelaku menggunakan dua sepeda motor yang saling berboncengan dengan jumlah empat orang. Postingan juga dilengkapi dengan foto korban yang menggunakan helm dan jaket aplikasi dengan kondisi mata sebelah kanan lebam.
Surahman menjelaskan polisi kemudian melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan aparat Polres Sleman. Setelah dicek, lokasi kejadian tidak masuk ke wilayah hukum Polresta Jogja.
"Kejadiannya itu kan perbatasan Sleman dengan Jogja, setelah kamk cek rupanya masuknya wilayah Bulaksumur," katanya.
Polisi juga sempat memanggil paguyuban driver wilayah Jogja guna memastikan informasi detail mengenai kejadian itu.
"Kami pastikan bukan kejahatan jalanan," ujar dia.
Insiden pemukulan disebut kapolsek terjadi di wilayah Jalan Kaliurang. Sekarang kasus itu telah ditangani oleh Polres Sleman. "Itu pemukulan terjadi dengan temannya sendiri, tapi di-posting sebagai korban klithih," ungkap dia.
Pihaknya juga belum mengetahui motif korban memviralkan kejadian itu sebagai insiden klithih. Polisi juga meminta kepada pemegang akun sosial media untuk ikut menjaga ketertiban di wilayah masing-masing.
"Apalagi sekarang di bulan puasa, harap informasi disaring dulu sebelum di-sharing," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Efisiensi berkeadilan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan MBG dan KDMP agar program memberi manfaat tanpa mematikan persaingan.
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Sekolah di Jogja memperkuat literasi, numerasi, dan STEM berbasis PISA untuk meningkatkan daya kritis, kreativitas, dan kemampuan siswa.
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.
Empat pria bertopeng membakar Warung Mi dan Babi Tepi Sawah di Sukoharjo setelah mengancam penjaga malam dengan senjata tajam.
Harga Pertalite dan Biosolar dipastikan tidak naik hingga akhir 2026. Pemerintah menjaga harga BBM subsidi demi daya beli masyarakat.