WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Terlibat cekcok dengan seorang warga Sidoarum, Kapanewon Godean, dua orang pemuda ditangkap warga setempat lantaran kedapatan membawa senjata tajam sejenis sabit.
Kanitreskrim Polsek Godean, AKP Budi Karyanto, menjelaskan kedua pemuda yang diringkus itu yakni RGR, 19, warga Sedayu, Bantul dan DBSB, 17, warga Kapanewon Mlati. “Dari dua orang itu, RGR kedapatan membawa senjata tajam,” ujarnya, Minggu (17/4/2022).
Penangkapan kedua pemuda ini bermula ketika pelapor yang merupakan pemuda warga setempat hendak pulang, Jumat (15/4/2022), sekitar pukul 23.00 WIB. Dia mendapati kedua pelaku di rumahnya sedang menunggunya.
BACA JUGA: Dosen UGM: Tekanan Pandemi Picu Kejahatan Jalanan di Jogja
Saat itulah terjadi cekcok antara pelapor dan kedua pelaku. Dalam cekcok tersebut, RGR mengeluarkan sabitnya. Karena terjadi keributan, seorang warga mengetahui kejadian ini dan meminta tolong ke warga lainnya. “Teriakan tersebut ternyata memicu kedatangan warga lain untuk datang ke lokasi kejadian,” katanya.
Setelah didatangi warga, kedua pelaku lalu diserahkan ke Polsek Godean. Atas perbuatannya membawa senjata tajam tanpa izin atau berkepentingan, kedua pelaku terancam Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No.12/1951 dengan hukuman paling lama 10 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.