Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi siskamling
Harianjogja.com, SLEMAN--Maraknya kasus kekerasan dan kejahatan jalanan beberapa waktu terakhir mendapat sorotan dari semua kalangan masyarakat. Tak hanya tugas polisi, pencegahan aksi kekerasan dan kejahatan jalanan juga menjadi tanggung jawab keluarga, masyarakat dan sekolah.
Di Kapanewon Minggir, masyarakat dilibatkan dalam pencegahan tindak kejahatan jalanan dengan Jaga Warga.
Kapolsek Minggir, AKP Dwi Noor Cahyanto, menjelaskan selain menempatkan petugas Kring Serse di pos-pos yang sudah ditentukan, warga juga digerakkan dalam Jaga Warga.
BACA JUGA: Pesan Mendalam, Akademisi: Calon Rektor UGM Harus Sudah Selesai dengan Dirinya
Jaga Warga diambil dari masyarakat setempat yang peduli atas maraknya aksi kejahatan jalanan sehingga tergerak untuk turut berkontribusi dalam pencegahannya. “Kami gerakkan sebagai sukarelawan Kamtibmas [keamanan dan ketertiban masyarakat],” ujarnya, Rabu (13/4/2022).
Di Kapanewon Minggir terdapat lima kalurahan. Di masing-masing kalurahan sudah terbentuk kelompok Jaga Warga. Kelompok inilah yang dimanfaatkan untuk membantu polisi berjaga di lokasi dan waktu yang dianggap rawan terjadinya kejahatan jalanan.
“Mendasari hasil analisa waktu, jam, kejadian yang sering terjadi kejahatan jalanan, kami tempatkan personel kami, Kring Serse dan gabungan dengan Jaga Warga. Dari situ komunikasi kami melalui lurah dan perangkat masing-masing, langsung terhubung dengan ketua Jaga Warga masing-masing wilayah,” ungkapnya.
BACA JUGA: TPST Tamanmartani Akan Pakai Teknologi Pengelolaan Sampah dari Jerman
Polsek Minggir telah memetakan wilayahnya menjadi empat simpul untuk menempatkan Jaga Warga dan Kring Serse. Simpul pertama terletak di simpang empat Gedongan yang berbatasan dengan Kapanewon Moyudan.
Kedua, Balangan yang merupakan akses jalan alternatif dari Tempel. Ketiga, simpang tiga Bonagung, yang menjadi akses keluar ke arah Kulonprogo. Keempat, di Jalan Godean, tepatnya di Sembuhan, yang juga merupakan jalur ke arah Kulonprogo. “Kalau empat simpul itu sudah di-cover oleh kami, insyaallah akses dari mana pun sudah ter-cover,” ujarnya.
Tidak berhenti pada pencegahan kejahatan jalanan, Jaga Warga bersama Kring Serse juga siap menjaga segala bentuk gangguan kamtibmas. Menjelang Lebaran, tim gabungan juga akan menjaga mobilitas pemudik di wilayahnya. “Kami siap melayani pemudik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Top 10 berita Jogja hari ini: tol, listrik padam, MBG, hingga kemenangan Brasil di Piala Dunia 2026.
Jadwal Bus KSPN Jogja Juni 2026 lengkap dengan rute dan tarif murah ke pantai selatan. Liburan praktis mulai Rp12.000.
LPS menyalurkan Rp2 miliar untuk mahasiswa UGM melalui bantuan UKT korban banjir Sumatera dan program beasiswa pendidikan hasil kolaborasi literasi keuangan.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 21 Juni 2026 lengkap layanan reguler dan Xpress. Cek waktu keberangkatan agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Minggu 21 Juni 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru agar tidak kehabisan tiket.