Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kampus UGM/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN-Calon rektor UGM diharapkan mampu menjadi katalisator transformasi dalam berbagai aspek serta mengawal perubahan. Ia harus mampu membuka ruang dan kanal imajinatif kolektif, membudayakan dialog, mendorong kontestasi dan kolaborasi ide.
Hal ini disampaikan Dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Fisipol UGM, Gabriel Lele, dalam diskusi Forum Sarasehan Dosen yang menjadi rangkaian acara Sarasehan Nyawiji Menuju UGM-1, Selasa (12/4/2022). Acara dilakukan secara daring dan disiarkan melalui kanal Youtube Universitas Gadjah Mada.
Ia membayangkan calon rektor UGM nantinya merupakan figur yang sudah selesai dengan dirinya. "Rektor menjadi terminal, bukan halte menuju terminal berikutnya. Jadi, tugas rektor benar-benar menjadi katalisator serta mengawal perubahan," ujarnya.
Tak hanya itu, calon rektor menurutnya juga diharapkan mampu membuka ruang dan kanal imajinatif kolektif, membudayakan dialog, mendorong kontestasi dan kolaborasi ide, sehingga benar-benar mampu mengawal perubahan.
BACA JUGA: Didesak BEM UI Buka Big Data Pemilu, Jawaban Luhut: Kamu Enggak Berhak Nuntut Saya
Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM, Mudasir, menyebutkan ada beberapa tantangan UGM ke depan dalam berbagai aspek mulai dari pendidikan dan pengajar, pengabdian masyarakat, publikasi dosen, sumber daya manusia (SDM) dosen, serta manajemen dan tata kelola.
Ia berharap rektor UGM terpilih nantinya membuat terobosan mengurai persoalan yang dihadapi. Ia mencontohkan pada aspek SDM dosen, masih terjadi ketidakseimbangan antara rasio mahasiswa-dosen, doktor-non doktor, guru besar-non guru besar.
“Berikutnya, beban dosen di luar mengajar dan membimbing hingga persoalan jenjang karier dan kenaikan pangkat dan jabatan dosen serta isu pengangkatan guru besar, profesor emiritus dan profesor tidak tetap,” katanya.
Dalam aspek manajemen dan tata kelola, UGM masih dihadapkan pada persoalan manajemen yang gemuk dimana lebih dari 40 persen dosen adalah pejabat. Hal itu menyebabkan tidak tersedia lagi ruang dan waktu untuk pengembangan diri dan keilmuan.
Lalu, sekat antar fakultas, pusat studi, lembaga, departemen yang masih tebal sehingga kerja sama, sinergi dan pembagian sumber daya tidak optimal. Selanjutnya di aspek publikasi dosen, jumlah publikasi yang tinggi belum diimbangi dengan sitasi yang memadai dan sebaran yang tidak merata antar bidang studi.
Publikasi yang merupakan joint publication dengan institusi terkenal masih terbatas dan sejumlah persoalan lainnya. Forum Sarasehan Dosen merupakan rangkaian acara Sarasehan Nyawiji Menuju UGM-1.
Kegiatan sarasehan terbagi dalam lima agenda, sebelumnya telah berlangsung Forum Sarasehan Tenaga Kependidikan (9/4/2022) dan Forum Sarasehan Mahasiswa (10/4/2022). Selanjutnya pada Kamis (14/4/2022) akan diadakan Sarasehan Forum Guru Besar dan terakhir Forum Sarasehan Alumni pada Sabtu (16/4/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN tetap dibayarkan melalui transfer di tengah wacana penyaluran lewat Koperasi Merah Putih.
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 21 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
DPRD Kulonprogo mengawal perkembangan investasi di kawasan industri Sentolo sekaligus mendorong kelompok wanita tani memperkuat ekonomi lokal.
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.