Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Sejumlah pengendara melintas di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Watugajah, Gedangsari. Untuk mengurangi risiko longor dilakukan pemlesteran dengan cor beton di area perbukitan di sekitaran jalan tersebut, Kamis (21/8/2025). – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Untuk mengurangi risiko rawan longsor di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Watugajah, Gedangsari terus dilakukan. Salah satunya dengan Teknik shortcrete, yakni penyemprotan beton ke dinding tebing yang berpotensi rawan longsor.
Salah seorang warga di Padukuhan Plasan, Watugajah, Gedangsari, Saminah mengatakan, normalisasi Tanjakan Clongop dilaksanakan di 2024 dan jalan baru ini sudah bisa digunakan untuk akses Masyarakat sejak awal tahun. Pasca-pembukaan terjadi longsor karena lokasinya berada di tebing perbukitan.
“Longsornya sekitar Maret dan terus dilakukan upaya pengerukan karena material longsor sempat menutup jalan. Akibatnya akses warga jadi terkendala,” kata Saminah, Jumat (22/8/2025).
Dia menjelaskan, pada awalnya pengerjaan hanya dilakukan pemerataan dan pembersihan material longsoran. Namun, mulai satu bulan lalu dilakukan pemlesteran di tebing-tebing yang rawan longsor.
“Hingga sekarang pemlesteran tebing rawan longsor di jalan baru di Tanjakan Clongop masih berlangsung,” katanya.
Diharapkan dengan adanya penanganan ini, maka potensi longsor dapat ditekan. Pasalnya, saat terjadi longsor tidak hanya mengganggu akses jalan, tapi aktivitas berkurang sehingga berpengaruh terhadap lapak jualan yang dilakukan di jalan baru ini. “Harapannya tidak terjadi longsor lagi,” katanya.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, One Sigit Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya program pemlesteran di tebing rawan longsor di jalan baru di Tanjakan Clongop. Teknik ini dikenal dengan sebutan shortcerte, yakni penyemprotan cor beton ke dinding lereng.
Tujuan dari pengecoran untuk mengurangi risiko longsor saat terjadi hujan deras. Pasalnya, di sekitar jalan baru masuk wilayah rawan longsor karena berada di area perbukitan.
“Dulu sempat terjadi longsor, yang ditangani dengan pembersihan dan pemerataan di lokasi. Tapi, untuk optimalisasi serta mengurangi risiko longsor lagi dilakukan pekerjaan shortcerte,” katanya.
One menambahkan, pengerjaan dengan Teknik shorcerte bukan hal baru di area jalan baru di Tanjakan Clongop. Pasalnya, di tahun sebelumnya juga dilakukan pemlesteran dengan cor beton di aera dinding tebing.
“Kalau 2024 yang dikerjakan di bagian bawah, tapi sekarang di bagian atas atau lokasi yang pernah longsor pada Maret lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Harga avtur naik 6,5% menjadi Rp23.315 per liter pada September 2026. Maskapai pun memangkas rute dan frekuensi penerbangan.
Nathan Tjoe-A-On tampil penuh saat Willem II kalah 0-3 dari Excelsior pada pekan kelima Eredivisie 2026/2027.
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Bayern Muenchen ditahan Schalke 0-0 di Veltins-Arena. Harry Kane, Olise dan Musiala gagal membawa Die Roten meraih kemenangan.
33 penerbangan terdampak abu vulkanik Anak Krakatau. Operasional Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara hingga 09.30 WIB.