Revitalisasi 131 Sekolah Gunungkidul, DPRD Ingatkan Kualitas Bangunan
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Ilustrasi longsor./Pixabay-Saiful Mulia
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbukitan di Kalurahan Tegalrejo, Gedangsari, Gunungkidul, longsor akibat cuaca ekstrem pada Kamis (16/2/2023) sekitar 12.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi longsoran menutup akses warga di tujuh dusun di kawasan tersebut.
Lurah Tegalrejo, Sarjono, mengatakan longsor di jalan kabupaten yang menghubungkan Mertelu, Tegalrejo, dengan Hargomulyo ini sudah dilaporkan ke BPBD Gunungkidul. Warga dari tujuh dusun yang mengandalkan jalan ini untuk beraktivitas sehari-hari. Ketujuh dusun meliputi Ketelo, Gupit, Cremo, Ngipik, Hargosari, Soko, dan Batuturu.
“Biasanya lewat jalur yang ini, tetapi karena tertutup longsor, warga harus memutar sejauh enam kilometer,” kata Sarjono saat dihubungi, Kamis sore.
Menurut dia, longsoran tidak hanya mengganggu aktivitas warga tetapi juga mengganggu aktivitas anak-anak sekolah.
“Jalur ini untuk akses dua SD dan TK PAUD. Kasihan anak-anak sekolah karena jalur yang ditempuh untuk sekolah jadi lebih jauh,” ungkapnya.
Sarjono berharap longsoran bisa segera ditangani sehingga aktivitas warga dapat kembali normal. “Mudah-mudahan tidak semakin parah,” katanya.
Sekretaris BPBD Gunungkidul, Subarno, mengatakan hingga Kamis sore belum ada laporan terkait dengan korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Belum diketahui apakah ada korban dalam longsor ini. Kepala BPBD [Purwono] masih di lokasi untuk pengecekan,” katanya.
BACA JUGA: Waspada! BMKG Perpanjang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem hingga 18 Februari
Menurut Subarno, dampak dari longsor baru sebatas akses warga yang terputus. Jalan warga dipindahkan lewat Trembono yang lebih aman dan bisa dilewati.
“Harus memutar sekitar lima kilo meter dari biasanya. Ini dilakukan karena jalur yang biasa dilewati terputus karena tertimbun longsor,” katanya.
Bukti yang longsor memiliki ketinggian sekitar 100 meter dan lebar 80 meter. “Masih dalam proses asesmen untuk menentunkan upaya penanganan yang harus dilakukan,” kata Subarno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.