Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 3,9 juta pemudik diperkirakan bakal menyerbu DIY saat Lebaran 2022. Para pemudik akan didominasi menggunakan kendaraan pribadi. Oleh karena itu aparat kepolisian akan bersiaga untuk mengantisipasi kepadatan yang diperkirakan bakal terjadi di semua ruas jalan di Kota Jogja dan sejumlah jalan utama di DIY.
Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Iwan Saktiadi menjelaskan berdasarkan perkiraan Pemerintah Pusat, DIY akan mendapatkan limpahan sekitar 3,9 pemudik dari total 85,5 juta pemudik seluruh Indonesia. Para pemudik tersebut pasti akan didominasi kendaraan pribadi sehingga harus dipersiapkan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan.
“Saya fokusnya [kemungkinan terjadi kemacetan] di Kota Jogja, selain itu sepanjang jalur utama seperti arah Solo itu pasti terjadi kepadatan, bahasanya bukan macet ya, tetapi kepadatan. Karena logikanya begini, perkiraannya kan ada 3,9 juta pemudik masuk ke Jogja itu berdasarkan hitungan pemerintah, pasti akan terjadi kepadatan,” katanya, Selasa (19/4/2022).
BACA JUGA: Terminal Giwangan Bakal Dibanjiri Pemudik 30 April Mendatang
Iwan memperkirakan kepadatan arus lalu lintas bakal terjadi di semua ruas jalan di Kota Jogja serta sejumlah ruas jalan utama di wilayah DIY. Kondisi ini nanti sangat dinamis dan tergantung limpahan arus dari Jakarta sebagai sumber dari pergerakan pemudik. Ditlantas Polda DIY bersama lintas sektor sudah menyiapkan sejumlah strategi penanganan dan pemantauan arus mudik.
Ia menggambarkan jika dari simpang Kartasura, Jawa Tengah ke arah selatan menuju Jogja terjadi kepadatan maka arus ini akan memicu volume kendaraan ke arah Jogja semakin meningkat dan selanjutnya terjadi kepadatan. Mengingat pemudik dari Jakarta menuju ke DIY diperkirakan akan banyak melewati pintu tol di Solo.
BACA JUGA: Kalau Ada Kasus Nuthuk Harga di Jogja, Laporkan ke Sini!
Selain itu dia juga akan terus memantau ruas tol Cikampek karena dari kawasan tersebut banjirnya pemudik yang akan menuju ke Jawa Tengah termasuk DIY. Sehingga berbagai rekayasa di jalur wilayah DIY harus disiapkan.
“Prediksi kami puncaknya H-1 atau H-2 yang harus kami antisipasi, tetapi itu dinamis. Artinya DIY mengikuti Jakarta, kita lihat bagaimana Jakarta, karena sumber dari sana. Sehingga [akan dipantau] Cikampek kalau fluktuatif ya itu kita mengikuti ritmenya. Selain itu barometernya adalah Kartasura, simpang tiga KartAsura kalau ke selatan padat, artinya itu yang ke Jogja juga bakal padat,” ucapnya.
Jika terjadi stuck (arus berhenti) maka tidak ada pilihan lain petugas di lapangan akan melakukan pengalihan arus. Ia memastikan ratusan personel lalu lintas akan disiagakan di sebagian besar ruas yang berpotensi terjadi kemacetan. "Kami akan berupaya semaksimal mungkin melakukan penanganan di lapangan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.