KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Ilustrasi mudik - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul memprediksi puncak kemacetan lalu lintas menuju objek wisata di wilayahnya terjadi pada Sabtu dan Minggu (13-14/4/2024) atau H+3 dan H+4 Lebaran 2024, Pasalnya, pada kedua hari tersebut akan banyak wisatawan yang mengunjungi berbagai lokasi wisata di Bumi Projotamansari.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi mengatakan pihaknya telah mempersiapkan diri untuk mengatasi puncak kemacetan lalu lintas. Sejak Kamis (11/4/2024), personel Dishub telah bersiaga di empat posko yakni di Jembatan Kretek 2, Pos TPR Parangtritis, Jalur Mangunan-Dlingo dan Jalur Cinomati.
Selain itu, kata Singgih, berdasarkan forum putusan LLAJ yang sudah berlangsung, khusus di Jalur Imogiri-Manggunan akan diberlakukan satu arah. “Sehingga untuk akses kendaraan naik akan melewati Imogiri, sedangkan akses kendaraan turun akan melewati Patuk. Sedangkan yang melalui Patuk hanya diperbolehkan untuk kendaraan wisata yang tujuannya ke Heha Sky View. Selain itu akan diberlakukan satu arah," kata Singgih, Kamis (4/4/2024).
Selain itu, Singgih menyatakan jika jawatannya telah memasang rambu-rambu lalu lintas dan melakukan perbaikan lampu penerang jalan untuk meminimalisasi kejadian yang tidak diinginkan. “Kami siagakan, Pos Induk Gabusan pada H-7 sampai H+7 Idulfitri 2024. Di pos itu akan ada tim perbaikan LPJU dan tim APILL, dengan prioritas gangguan di jalur mudik dan jalur wisata,” kata Singgih.
BACA JUGA: Prambanan Jadi Fokus Arus Mudik Lebaran 2024, Polda DIY: Imbas dari Tol Jogja-Solo
Sebelumnya, Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan saat di PP Al Munawwir mengatakan, pengalaman dua tahun terakhir justru arus puncak mudik di DIY tidak ada kemacetan. “Baru setelah hari Lebaran pertama dan kedua masuk ke Jogja. Jadi disaat tensi wilayah Jateng dan Jatim lalu lintas ringan, Jogja mengalami peningkatan,” katanya.
Kapolda memperkirakan kepadatan yang muncul pada hari pertama Lebaran dan kedua Lebaran dikarenakan banyaknya wisatawan yang memilih berkunjung ke tempat wisata usai mengunjungi sanak familinya. “Mungkin setelah berkunjung di Solo atau mana, baru jalan-jalan dengan keluarganya. Jadi datang dan pergi ke Jogja ini cukup berat buat kita,” ucap Kapolda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.