Kunjungan Wisata ke Jogja Harus Membawa Manfaat bagi Warga Sekitar
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas pentingnya pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal serta mendorong budaya membaca.
Suasana forum komunikasi politik yang diselenggarakan Kesbangpol DIY pada Rabu (20/4/2022)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA--Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DIY menyelenggarakan forum komunikasi politik dengan tema Peran Partai Politik Dalam Kehidupan Berdemokrasi Menjelang Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 pada Rabu (20/4/2022).
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol DIY, Slamet mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya dalam membangun komunikasi dengan instansi penyelenggara pemilih sebagai persiapan menghadapi Pemilu dan Pilkada serentak. Terlebih mendekati hari pelaksanaan biasanya gejolak politik akan memanas di masyarakat.
"Pemilu dan Pilkada Serentak sudah di depan mata. Pesta demokrasi lima tahunan ini akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 untuk Pemilu dan 27 November 2024 untuk Pilkada serentak. Pada tahun ini tahapan Pemilu akan dimulai dengan proses pendaftaran dan penetapan partai politik peserta Pemilu," katanya, Rabu.
BACA JUGA: Puan Maharani Tebar Bantuan 5.000 Paket Beras dan Gula di Jogja
Untuk itu, diperlukan persiapan yang matang dan upaya strategis untuk meminimalkan konflik di masyarakat agar dapat terwujud iklim demokrasi yang sehat. Sehingga penyelenggara Pemilu dan Pilkada Serentak bisa berjalan dengan kondusif dan lancar.
"Salah satu langkah awal yang perlu dilakukan adalah dengan membangun komunikasi berbagai stakeholder seperti partai politik, KPU, Bawaslu, dan lembaga independen. Dengan adanya komunikasi yang baik tentunya akan berkorelasi positif dengan perilaku politik yang terbentuk di masyarakat," jelasnya.
Dia berharap polarisasi politik yang pernah muncul di masyarakat dapat hilang dan berganti menjadi partisipasi politik yang aktif tetapi tetap santun dan beretika sesuai dengan budaya bangsa. Forum komunikasi ini juga bertujuan sebagai wadah untuk membangun sinergi yang kuat antar-stakeholder.
"Dengan begitu, berbagai potensi masalah yang akan muncul dapat diidentifikasi sedini mungkin," ucap dia.
BACA JUGA: Duh...Setelah Sepekan Berlalu Kini 2 Desa di Sleman Masuk Zona Merah
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri Rahayu Werdiningsih menambahkan, pihaknya akan menggiatkan kembali sosialisasi mengenai pencegahan pelanggaran di masa penyelenggara Pemilu dan Pilkada Serentak. "Fokus pencegahan akan dimulai dari tindakan awal serta potensi dan indikasi pelanggaran awal," kata dia.
Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU DIY, Siti Ghoniyatun menerangkan, persiapan tahapan Pemilu dan Pilkada serentak akan terus dimaksimalkan baik mengenai hal teknis maupun kebijakan anggaran.
Pihaknya juga berupaya menguatkan kapasitas kepada sumber daya KPU guna menjamin penyelenggaraan pemilihan berlangsung dengan optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas pentingnya pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal serta mendorong budaya membaca.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.