Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Penjagaan pos mudik 2022 di Terminal Dhaksinarga Wonosari, Gunungkidul, Sabtu (30/4/2022).-Triyo Handoko/Harianjogja.com
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Terminal Induk Dhaksinarga, Wonosari bersiaga menghadapi arus mudik Lebaran 2022.
Petugas menyediakan pengecekan kesehatan gratis bagi pemudik yang datang dan berangkat lewat terminal. Pengecekan kesehatan tersebut termasuk rapid tes Covid-19 bagi pemudik yang belum mendapat Vaksin Booster.
PLT Kasatpel Terminal Dhaksinarga, Aris Parwanto, menyebutkan pengecekan tersebut merupakan layanan khusus bagi pemudik Lebaran. "Agar penyebaran Covid-19 tertangani dengan baik dan tidak menimbulkan masalah berkepanjangan," jelas Aris, Sabtu (30/4/2022).
Pengecekan kesehatan tersebut, kata Aris, terselenggara berkat kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul. "Kami lewat Dinkes untuk tenaga kesehatannya dibantu Puskesmas Wonosari 1 dan Karangmojo 2," ujarnya.
"Hingga Sabtu ini belum ada pemudik yang terdeteksi positif Covid-19," kata Aris.
Jika ditemukan pemudik yang terpapar Covid-19, jelas Aris, akan dilakukan karantina dan pelarangan bepergian. Untuk arus mudik 2022, Aris menyebut, terpantau ramai lancar. "Ada peningkatan dibanding hari biasa, tapi tak terlalu signifikan," jelasnya.
Aris menyebut bus antar kota antar provinsi yang memasuki Terminal Dhaksinarga per 30 April sudah mencapai 112 bus. "Kebanyakan bus yang masuk cuma absen dan tidak menurunkan penumpang," ujarnya.
Tidak turunnya penumpang di Terminal Dhaksinarga, jelas Aris, karena penumpang langsung memilih berhenti di dekat tempat tujuannya. "Karena sekarang sedikit angkutan dalam kota yang beroperasi, jadi susah bagi para pemudik cari jemputan di sini," ujar Aris.
Sutarman, 48, pemudik dari Gunungkidul ke Surabaya mengaku terbantu dengan pengecekan kesehatan yang tersedia. "Rasanya lebih mantap untuk mudik karena tada hasilnya sehat," katanya.
Pilihan Sutarman pada angkutan bus untuk mudik karena lebih mudah aksesnya. "Saya kan tinggal di Wonosari, jadi lebih mudah naik bus dari pada naik kereta yang harus ke Jogja," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
KPK sita kontainer suku cadang ilegal di Semarang terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sebelumnya, uang Rp5,19 miliar juga disita.