Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Sejumlah kendaraan terpantau memadati perbatasan Prambanan, Selasa (3/5/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Perbatasan DIY sisi timur yakni Jalan Solo, Prambanan, terpantau padat kendaraan baik yang masuk maupun keluar Jogja pada hari kedua lebaran, Selasa (3/5/2022) siang. Polisi mengarahkan arus lalu lintas ke jalur alternatif.
Kapolsek Prambanan, Kompol Robiyanto, menjelaskan kepadatan lalu lintas di perbatasan Prambanan baru terlihat pada hari kedua Lebaran. "Kemarin [sebelum dan hari H lebaran] sangat lancar, nggak ada penumpukan. Sekali tarik lampu APPIL habis," katanya.
Peningkatan arus lalu lintas terjadi mulai pukul 11.00 WIB. Dari pantauan Harian Jogja hingga pukul 13.00 WIB, lalu lintas masih terlihat cukup padat. Meski demikian, ia mengaku kepadatan masih bisa terurai dengan pengaturan petugas.
"Sudah terantisipasi karena personil sudah kami tempatkan di simpul-simpul baik yang arah Klaten maupun arah Jogja. Jadi walaupun macet, roda kendaraan masih berputar. Tapi itu sebentar-sebentar saja, paling 10 menit lalu landai lagi," ungkapnya.
Baca juga: 30.000 Pemudik Baru Pulkam saat Takbiran
Petugas mengurai kepadatan dengan mengalihkan arus melalui jalur alternatif. Untuk arus dari Jogja ke Klaten, diarahkan melalui simpang proliman ke utara, mengitari Candi Prambanan lalu ke utara tembus sampai Tulung.
Sementara arus dari Klaten ke Jogja, diatur oleh Polres Klaten melalui jalur alternatif Mitra 11 ke arah utara. Agar jalur alternarif tetap kondusif, Polsek Prambanan juga berkoordinasi dengan Polres Klaten yang juga menempatkan sejumlah personel.
Untuk kendaraan yang keluar dan masuk DIY, masih didominasi oleh jenis kendaraan pribadi seperti mobil dan motor. Sedangkan bus juga sudah nampak beberapa meski belum banyak. "Dari pelat nomor hari ini sudah banyak yang dari luar kota, non AB dan AD," ungkapnya.
Peningkatan arus ini menurutnya merupakan arus wisata, bukan arus balik. Hal ini terlihat dengan mulai ramainya beberapa destinasi wisata termasuk Candi Prambanan. "Ke Candi kemarin sudah mulai ramai. Hari ini juga," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.