35 Anak di Gunungkidul Lolos Sekolah Rakyat 2026, Data Final Tunggu SK
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Tim gabungan terus melakukan pencarian tiga nelayan yang diduga hilang di kawasan Pantai Ngitun, Kalurahan Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Di hari keempat pencarian difokuskan ke arah barat dengan menyisir hingga kawasan Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Sunu Handoko mengatakan, upaya pencarian kapal sekoci yang hilang kontak sejak Jumat (29/4/2022) yang membawa tiga nelayan terus dilakukan. Menurut dia, sejak mendapatkan laporan pada Minggu (1/5/2022) upaya pencarian terus berlanjut.
Meski demikian, hingga hari ketiga pencarian belum juga membuahkan hasil. Adapun petunjuk terkait dengan kecelakaan ini ditemukan serpihan kayu yang diduga sebagai bagian dari kapal sekoci yang hilang.
“Masih terus dicari dan mudah-mudahan segera membuahkan hasil,” kata Sunu kepada wartawan, Kamis (5/5/2022).
Baca juga: Kapal Hilang, KTP ABK dari Gunungkidul Ditemukan
Dia menjelaskan, pencarian di hari keempat akan difokuskan ke arah barat yang disesuaikan dengan kondisi arus. Rencananya penyisiran dilakukan dari lokasi temuan serpihan kapal hingga ke Pantai Parangtritis.
Untuk penyisiran tidak hanya melibatkan gabungan personel SAR, Basarnas, Polsek Tepus dan Girisubo, SAR MTA, SAR FKAM, melainkan juga ada partisipasi dari nelayan lokal. Total ada tiga kapal sekoci, empat perahu jukung dan tiga unit jetksi. “Kami terus memantau dan kabar terbaru penyisiran di Pantai Siung sudah melaporkan, tapi hasilnya masih nihil,” katanya.
Selain proses mencari melalui jalur laut, juga mengupayakan pencarian via darat dengan menyisir di kawasan perbukitan yang berbatasan dengan laut. “Segala upaya kami lakukan untuk mencari keberadaan para nelayan yang dinyatakan hilang,” katanya.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, ikut membantu pencarian ketiga nelayan yang dilaporkan hilang. Meski demikian, tim juga dibagi untuk pengamanan libur lebaran karena adanya lonjakan pengunjung yang datang ke kawasan pantai.
“Kami ikut terjun mencari, tapi memang belum membuahkan hasil sesuai dengan yang diharapkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
DPR RI hormati putusan MK yang menetapkan Pilkada tetap dipilih langsung oleh rakyat dan siap menindaklanjuti secara yuridis.
Realisasi pajak Sleman capai Rp611 miliar hingga Juni 2026. PBB-P2 tertinggi, pajak tambang masih rendah.
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
KPK menahan Direktur PT MSA Fika Nur Alawi dalam kasus suap Bupati Muara Enim. Kasus berkembang hingga dugaan pengondisian audit BPK.
Pemerintah targetkan 16.557 sekolah terakses internet pada 2026. Digitalisasi pendidikan dipercepat, fokus wilayah 3T.