SPMB SMP Bantul 2026 Dibuka Juni, Jalur Domisili Diubah
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Pedagang beras di Pasar Prawirotaman melayani pembeli, Senin (29/3/2021)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mencadangkan sebanyak 15 ton beras dengan total anggaran sebesar Rp169 juta untuk mengantisipasi kerawanan pangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayahnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Suyana mengatakan langkah ini juga sebagai upaya dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi masyarakat. Pasalnya dengan wilayah yang kecil dan kegiatan utama bukan di sektor pertanian tentu membutuhkan stok pangan yang memadai.
"Sinkronisasi pengendalian cadangan pangan ini selanjutnya diharapkan akan mendukung tercapainya ketahanan pangan di Kota Jogja," katanya, Rabu (1/6/2022).
BACA JUGA: Saling Tantang Setelah Kecelakaan, Pelajar Jogja Kena Bacok
Selain itu, Jogja yang menyandang predikat sebagai kota pariwisata kerap dikunjungi oleh banyak orang. Kebutuhan pangan dalam hal ini beras akan mendukung geliat perekonomian dan UMKM yang saat ini mulai bangkit.
"Salah satu cara untuk menjaga ketersediaan agar dapat terus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yaitu dengan pengadaan cadangan pangan pemerintah daerah," jelasnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Jogja, Kadri Renggono menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan pangan di Kota Jogja.
Dia juga mengimbau masyarakat agar dalam memperjualbelikan kebutuhan pokok tetap mengikuti aturan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
"Walaupun ada kenaikan harga pada beberapa barang kebutuhan pokok di masyarakat, hendaknya untuk tidak menimbun stok barang, mengikuti HET [Harga Eceran Tertinggi] sesuai harga yang ditetapkan, serta ikut menjaga agar kenaikan harga barang tidak melesat tinggi," ucap Kadri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dikpora Bantul mulai membuka tahapan SPMB SMP 2026 pada Juni mendatang. Jalur domisili wilayah kini bisa memilih tiga sekolah negeri.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.