Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat hingga semester pertama 2022 ini terdapat satu kasus pasien demam berdarah dengue (DBD) yang meninggal dunia.
"Total kasus DBD di Sleman hingga saat ini tercatat ada 161 kasus dengan satu orang pasien meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Cahya Purnama di Sleman, Kamis (9/6/2022).
Menurut dia, satu kematian akibat DBD tersebut menimpa seorang anak berusia 8 tahun di Kapanewon (Kecamatan) Mlati.
"Kapanewon Mlati merupakan wilayah endemi DBD dan tahun ini jumlah kasus di wilayah itu mencapai 25 kasus DBD, kemudian Kapanewon Depok 19 kasus dan Prambanan 18 kasus," katanya.
Ia mengatakan, masyarakat diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah penularan DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
"Terutama lingkungan kosong yang tidak dihuni supaya lebih dicermati. Sebab, vektor DBD biasanya muncul di lingkungan yang ditinggal penghuninya," katanya.
Lingkungan yang rawan jadi sarang nyamuk tersebut diantaranya rumah yang hanya ditinggali seminggu atau sebulan sekali.
"Kemudian anak kos yang meninggalkan tempat kosnya, diharapkan agar mengosongkan bak mandinya," katanya.
Cahya juga meminta masyarakat memantau dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3 M, yakni menguras tempat yang menjadi perindukan nyamuk dan menutup rapat tempat penampungan air.
"Kemudian memanfaatkan kembali atau menyimpan dengan cermat limbah barang bekas seperti botol yang berpotensi menjadi genangan dan tempat perkembangbiakan nyamuk, mengaktifkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik).
"Masyarakat juga harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," katanya.
Ia mengatakan, meskipun sudah ditemukan 161 kasus DBD di Sleman, namun jumlah tersebut sangat jauh dibanding tahun sebelumnya yang bisa mencapai 400-500-an kasus, karena Kabupaten Sleman menerapkan program si Wolly Nyaman, yakni pengendalian kasus DBD dengan menyebar nyamuk ber-wolbachia.
"Program wolbachia cukup bagus dan berhasil menekan angka kasus DBD tinggi, sebelumnya bisa sampai 400-500 kasus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.