Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Beberapa hari terakhir wilayah DIY diguyur hujan dengan intensitas yang cukup deras pada malam hari. Bahkan pada akhir pekan lalu Sabtu (11/6/2022) tengah malam, hujan yang turun disertai dengan petir yang cukup kencang. Lalu bagaimana dengan prediksi cuaca awal pekan ini?
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memprakirakan hari ini Senin (13/6/2022) wilayah DIY masih akan diguyur hujan. "Siang-sore hari berpotensi hujan sedang hingga lebat di Kota Jogja, Sleman, kulonprogo bagian utara dan Gunungkidul bagian utara," tulis BMKG dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin pagi.
Sementara itu di wilayah Gunungkidul bagian selatan dan Bantul juga diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan.
Untuk malam hari, berpotensi hujan ringan hingga sedang terjadi di Kulonprogo bagian selatan, bantul bagian selatan dan Gunungkidul bagian selatan.
BMKG juga memaparkan gelombang di peraian selatan DIY diperkirakan tinggi dengan ketinggian mulai 2,5 meter hingga 4 meter.
"Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Jogja, Sleman, Kulonprogo bagian utara dan Gunungkidul bagian utara. Serta waspada gelombang tinggi di Perairan Jogja," tulis BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BMKG
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini tersedia dari pagi hingga malam, rute langsung Tugu ke YIA tanpa transit.
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.