Disbud Bantul Bongkar Sejarah Kapitan Tan Djin Sing hingga Madukismo
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Bea Cukai Yogyakarta bekerja sama dengan Direktorat Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa menyelenggarakan Customs Protection Competition untuk siswa SMA/sederajat dan mahasiswa di DIY./Istimewa
JOGJA—Bea Cukai Yogyakarta bekerja sama dengan Direktorat Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa menyelenggarakan Customs Protection Competition untuk siswa SMA/sederajat dan mahasiswa di DIY. Rangkaian acara Customs Protection Competition meliputi Lomba Video Animasi, Lomba Film Pendek, Seminar “Peran Bea Cukai sebagai Community Protector” dan Pameran “Indonesian Border Protection”.
Lomba Video Animasi dan Film Pendek telah berlangsung sejak tanggal 19 Mei – 01 Juni 2022, sedangkan pengumuman pemenang dilaksanakan berbarengan dengan acara Seminar dan Pameran. Acara puncak yang berlangsung pada Rabu, 08 Juni 2022 di Gedung Keuangan Negara Yogyakarta ini berlangsung meriah. Lebih dari seratus siswa SMA/sederajat dan mahasiswa menghadiri acara tersebut.
Acara dibuka oleh sambutan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto dan dihadiri oleh Kepala Sekretariat Perwakilan GKN Yogyakarta, Jati Wiryawan. Sedangkan yang menjadi narasumber Seminar adalah Rudi Wicaksono dan Bimo Adisaputro, Pemeriksa Bea dan Cukai Pertama Bea Cukai Yogyakarta. Customs Protection Competition juga dimeriahkan oleh Tim K9 dari Kanwil DJBC Jawa Tengah – DIY yang mengajak peserta berpartisipasi dalam praktek pemeriksaan barang penumpang dengan anjing pelacak.
Sepanjang acara berlangsung, para peserta juga dapat mengunjungi booth pameran Bea Cukai. Customs Protection Competition ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah untuk Juara I, II dan III serta Juara favorit dari Lomba Video Animasi dan Lomba Film Pendek.
“Penting untuk masyarakat, khususnya generasi muda paham peran Bea Cukai. Dalam acara ini kami memperkenalkan apa itu Bea Cukai dan perannya dalam masyarakat. Karena Bea Cukai itu luas, ekspor impor lewat Bea Cukai, rokok/vape juga membayar cukai, hingga menjaga Indonesia dari masuknya barang ilegal dan narkotika dari luar negeri itu juga tugas Bea Cukai”, ungkap Eko dalam sambutannya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.