Pelatkab Sleman Dimulai, Target Juara Umum PORDA DIY 2027
Pelatkab Sleman resmi dimulai sebagai persiapan PORDA DIY 2027. KONI Sleman menargetkan juara umum kelima berturut-turut dengan 1.399 peserta.
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan hewan kurban. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN -- Peternak di Sleman menyebut penjualan hewan kurban tahun ini menurun akibat penyakit mulut dan kuku (PMK).
Ketua Kelompok Peternak Taruna Mandiri, Ngemplak, Sleman Minto Hartono mengatakan biasanya dalam sebulan penjualan ternak bisa mencapai 40-45 ekor.
Akan tetapi saat ini penjualannya hanya 18 ekor saja. Padahal perayaan Iduladha tinggal sepekan lagi. Jika dihitung penjualan dari 40 ekor menjadi 18 ekor artinya ada penurunan sekitar 55%.
"Biasanya 40-45 ekor. Kalau sekarang cuma laku 18 ekor aja. Covid-19 ini sebenarnya juga ada pengaruhnya, dibandingkan dua tahun lalu jelas ada bedanya sebelumnya 45 ekor habis dalam sebulan," kata dia kepada Harianjogja.com, Minggu (3/7/2022).
BACA JUGA: 60 Komunitas Penanggulangan Bencana Peroleh Pembinaan BPBD Sleman
Sapi, kata dia, dijual pada kisaran harga Rp20-35 juta. Namun kebanyakan minat dari orang yang mau berkurban mencari hewan ternak dengan harga Rp24-25 juta per ekor.
Jelang Iduladha tahun ini, kenaikan harga sapi memang tidak signifikan, yakni sekitar Rp1-1,5 juta per ekor. Sementara terkait dengan penualan, saat ini proses transaksi jual-beli hewan kurban banyak dilakukan via daring untuk mencegah masuknya virus PMK.
"Area kami masih zona hijau sampai sekarang. Saya memang ketat dalam proteksi orang luar yang ke kandang," jelasnya.
Senada, Peternak Domba Kambing Sleman dari Merapi Farm, Taufik Mawaddani mengatakan sepekan menjelang Iduladha, penjualan hewan kurban baru mencapai 500 ekor. Padahal biasanya mencapai 900-1.000 ekor.
"Beberapa [ternak] sudah terkirim ke pelanggan. PMK ini punya dampak besar. Sepertinya daya beli masyarakat kurban kali ini dan dampak PMK lumayan drastis. Kita enggak bisa pastikan, bisa jadi warga beli mendekati Iduladha," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan penjualan ternak perlu dilihat sampai Kamis pekan depan, jika tetap tidak ada perubahan artinya penjualan hewan kurban tahun ini memang turun. "Kalau di saya [penurunan] 40-50 persen penjualan hari ini," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatkab Sleman resmi dimulai sebagai persiapan PORDA DIY 2027. KONI Sleman menargetkan juara umum kelima berturut-turut dengan 1.399 peserta.
Polresta Jogja memburu satu DPO baru dalam kasus pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja. Pria itu diduga mendanai pelarian tersangka ke Cilacap.
Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dan melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2026.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Otoritas Eropa menyita lebih dari 200.000 kondom yang diduga tidak memenuhi standar kesehatan setelah masuk pasar dengan deklarasi sebagai mainan.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.