Tol Bawen-Jogja Bikin Distribusi Barang ke Pelabuhan Lebih Efisien
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Ilustrasi JJLS./Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemda DIY memastikan proses pembebasan lahan untuk konstruksi Kelok 18 telah rampung. Adapun untuk penyiapan lahan rest area masih akan dikomunikasikan antara Pusat dengan daerah.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri menyatakan jawatannya sudah pernah mendapatkan informasi dari pusat terkait dengan rencana pembangunan rest area di Kelok 18.
Akan tetapi untuk titik yang akan dibangun belum diketahui sehingga pembebasan belum dilakukan. Pemda DIY memang selama ini yang membebaskan lahan untuk pembangunan sepanjang jalur pansela.
BACA JUGA: Teras Malioboro 2 dan Gedung DPRD Bakal Dipindah, Sultan Ingin JPG Jadi Pusat Budaya
Jika nantinya jadi akan dibangun rest area tentunya pembebasan lahan yang akan dilakukan akan melihat ketersediaan anggaran dan kajian lebih dahulu.
“Pernah mendengar rencana adanya rest area [di Kelok 18], tetapi terkait dengan pengadaan lahan untuk hal tersebut [rest area] belum ada komunikasi. [Jika diminta menyediakan lahan] Tentunya dengan memperhatikan ketersediaan anggaran dan adanya kajian terlebih dahulu,” katanya kepada Harianjogja.com, Senin (11/7/2022).
Dia mengakui ada sejumlah manfaat jika dibangun rest area di kawasan tersebut, apalagi diperkirakan bakal menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pengguna jalan di JJLS.
Rest area tersebut nantinya bisa menjadi tempat istirahat dengan suguhan pemandangan alam yang menarik kawasan Pantai Selatan.
BACA JUGA: Disdag Kota Jogja Dorong UMKM Naik Omzet, Begini Caranya
Selain itu keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga. Karena warga bisa terlibat dalam berbagai aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
“Seandainya nantinya terbangun rest area, harapannya selain sebagai tempat istirahat yang nyaman dengan pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk. Juga harapannya akan meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di sekitarnya,” ucapnya.
Adapun untuk pembebasan lahan konstruksi Kelok 18, dia memastikan telah selesai. Pembebasan lahan Kelok 18 mulai dianggarkan sejak di 2017, kemudian ada perluasan lahan di 2022 ini dengan ditambah sebanyak 54 bidang dengan total luas sekitar 3 hektare. Pembebasan lahan ini menggunakan dana sekitar Rp30 miliar.
“Pembebasan lahan Kelok 18 sudah terlaksana pelepasan haknya, saat ini sudah proses pembayaran, sebagian sudah pembayaran dan ditransfer ke yang berhak, kemudian ada beberapa yang proses. Persentase secara umum dilepaskan semua hanya proses pembayaran sampai bagian keuangan, kalau bisa dikatakan sudah selesai tinggal transfer saja,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen
Cuaca ekstrem dan musim bediding meningkatkan risiko penyakit ikan di Sleman. Penyuluh meminta pembudidaya menunda tebar benih gurame hingga September atau Okto
Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan Sheng-Ming Lin/Sung Yi-Hsuan 21-16,