XLSMART Dengarkan Pelanggan di 9 Wilayah, Dorong Tindak Lanjut di Hari yang Sama
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyelenggarakan Customer Day 2026 pada 3–6 September 2026
Sejumlah UMKM produk unggulan di Kota Jogja saat mendapat pendampingan dari Komisi B DPRD Kota Jogja belum lama ini/Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan omzet dengan sejumlah cara. Kenaikan omzet akan berimbas pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM.
Kepala Bidang Bimbingan Usaha, Promosi dan Kemitraan Perdagangan Disdag Kota Jogja, Benedict Cahyo Santosa menerangkan, indikator keberhasilan UMKM adalah dari sisi omzet. Saat ini pihaknya telah melakukan bimbingan terhadap ratusan UMKM produk unggulan di Jogja.
"Sekarang total binaan kami ada 480-an UKM yang sifatnya produk unggulan," kata Benedict, Senin (11/7/2022).
Menurutnya, dalam upaya peningkatan omzet UMKM ada sejumlah cara yang dilakukan. Diantaranya yakni dengan mengikutsertakan dalam berbagai bentuk pelatihan, memasukkan produk ke sejumlah toko berjejaring serta promosi produk dengan bergabung dengan pameran lokal dan nasional.
"Sampai sekarang sudah ada 12 UMKM dengan 16 produk yang masuk di toko modern," ujarnya.
Keikutsertaan UMKM dalam kegiatan pameran adalah salah satu upaya dalam peningkatan omzet. Disdag juga rutin memasukkan produk UMKM unggulan untuk dipromosikan di sejumlah pameran yang imannya lokal maupun nasional. Baru-baru ini puluhan UMKM diterjunkan di Jakarta Fair Kemayoran 2022.
"Ada 40 UMKM Kota Jogja di Jakarta Fair Kemayoran yang sudah berlangsung sejak 9 Juni sampai 17 Juli," ungkap dia.
Adapun jenis UMKM yang ikut serta itu terdiri dari berbagai jenis yakni kerajinan, kuliner, fesyen dan lain sebagainya. Sebagai pameran terbesar di Asia Tenggara, keikutsertaan UMKM unggulan Jogja dalam Jakarta Fair Kemayoran sangat penting untuk peningkatan omzet.
"Kita memang memilih Jakarta Fair Kemayoran ini karena skalanya nasional dan tingkat retail penjualannya memang yang paling besar dibandingkan event yang lain," jelasnya.
Menurut Benedict, UMKM yang ikut serta dalam pameran itu diharuskan untuk membuat laporan omzet baik pada saat pameran maupun setelah pemeran berlangsung. Hal ini untuk bahan evaluasi bagi pihaknya untuk menentukan kebijakan yang tepat kepada pelaku UMKM.
"Yang paling penting adalah keberlanjutan penjualan produknya setelah mengikuti pameran," imbuhnya.
Kepala Seksi Bimbingan Usaha, Promosi dan Kemitraan Perdagangan Disdag Kota Jogja, Joko Prihandoko menyebut, pihaknya berharap keikutsertaan UMKM dalam pameran bisa meningkatkan omzet dan kesejahteraan pelaku UMKM. Pihaknya akan melakukan evaluasi dan pemantauan secara optimal guna memastikan keberlanjutan penjualan UMKM.
"Pada prinsipnya itu semoga bermanfaat bagi pelaku usaha UMKM dan meningkatkan omzetnya sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan mereka. Tapi kami juga mohon maaf karena belum bisa memfasilitasi semuanya akibat keterbatasan anggaran," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menyelenggarakan Customer Day 2026 pada 3–6 September 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 5 September 2026 tersedia 5 perjalanan PP. Cek jam keberangkatan dan informasi lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.