Advertisement
Teras Malioboro 2 dan Gedung DPRD Bakal Dipindah, Sultan Ingin JPG Jadi Pusat Budaya
PKL Malioboro mulai melihat lokasi Teras Malioboro 2 yang menjadi tempat baru. Mereka mulai menata tempat pada Selasa (1/2/2022). - Harian Jogja/Sunartono.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap keberadaan Jogja Planning Gallery (JPG) yang saat ini dalam proses perencanaan menjadi salah satu pusat budaya di kawasan Malioboro.
Sultan mengatakan pembangunan JPG dilakukan karena Jogja belum memiliki galeri khusus yang menampung berbagai karya budaya. Gedung ini nantinya diharapkan menjadi salah satu pusat budaya yang berada di Malioboro. Termasuk memfasilitasi kemungkinan adanya ruang pentas.
Advertisement
“Gambarnya sudah ada. Harapan saya ya itu jadi pusat budaya di kawasan Malioboro. Nanti kan DPRD DIY bisa diubah jadi tempat untuk pentas biar punya keterbatasan tapi kan bisa. Mungin bisa jadi galeri sebelah utara dan sebagainya kita kan enggak punya galeri untuk Jogja itu,” kata Sultan seusai mendengarkan langsung pemaparan peserta tiga besar Sayembara Desain JPG di Kepatihan, Senin (11/7/2022).
Pembangunan JPG ini akan memanfaatkan lahan yang saat ini ditempati PKL Teras Malioboro 2 serta Gedung DPRD DIY. Adapun DPRD DIY rencananya akan pindah dengan membangun baru di Jalan Kenari, Kota Jogja.
BACA JUGA: Penjahat Seksual Mengincar Anak-Anak di DIY lewat Video Call, 3 Orang Jadi Korban!
Sultan memastikan pembangunan fisik JPG ini diperkirakan akan dimulai pada 2024 mendatang. Mengingat Pemda DIY harus menyiapkan lebih dahulu lokasi baru bagi PKL Teras Malioboro 2. HB X menyinggung terkait dibangun lokasi baru bagi PKL Teras Malioboro 2 itu di sebelah utara Teras Malioboro 1.
“Ya kalau tahun ini [pembangunan JPG] jelas enggak mungkin, tapi harapan saya karena kita memberikan waktu dua tahun ya [kepada PKL], dua tahun jadi tahun depan belum, baru mungkin 2024 atau 2025. Karena DPRD-nya juga harus pindah, Teras Malioboro 2 nya pindah. Berarti harapan saya tahun depan [2023] sudah dibangun di Indra [Teras Malioboro 1] yang sebelah utara,” ucapnya.
“Sehingga nanti [lahan Teras Malioboro 2] kosong, DPRD DIY juga harus kosong. Nah dari yang sebelum kosong itu [Dinas] PU sudah mengajukan DED untuk program akhir daripada kesepakatan yang sudah kami pilih dari ketiga itu semuanya akan bergabung. Baru bisa kita selesaikan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Larangan Parkir Bus Senopati Picu Keresahan Juru Parkir
Advertisement
Advertisement









