Penataan Sirip Malioboro Mulai Dibahas Pekan Depan
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Pesawat nirawak (drone) tengah disiapkan untuk melakukan penyemprotan di sawah yang berada di Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Kamis (14/7/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN -- Penyemprotan tanaman padi di Wedomartani, Ngemplak, Sleman dilakukan menggunakan pesawat nirawak (drone) untuk mencegah gangguan organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Inovasi itu dilakukan Pemkab Sleman dengan menggandeng Frogs Solusi Indonesia.
Pelaksanaan Gerakan Pengendalian (Gerdal) OPT ini dilakukan bersama Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman serta petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT). Lalu penyuluh Pertanian BPP Wedomartani, serta Kepala Dukuh Wedomartani.
BACA JUGA: PT. BPRS Mitra Cahaya Indonesia Berubah Nama
Pengendalian ini dilakukan dengan drone spraying Frogs Solusi Indonesia menggunakan agen hayati yang disuplai oleh Dinas Pertanian Sleman.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Wedomartani, Winaryo mengatakan adanya kegiatan Gerdal OPT padi di Wedomartani menggunakan drone sangat membantu para petani di lingkungannya.
"Penyemprotan menggunakan drone ini dirasa lebih efektif dan kami tidak akan merasa kesulitan untuk mengemudikan karena sudah lengkap dengan pilotnya juga," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (14/7/2022).
Menurutnya penggunaan drone untuk penyemprotan bisa mencapai satu hektare hanya dalam kurun waktu 15 menit. Sementara jika penyemprotan dilakukan secara manual waktu yang dibutuhkan lebih lama.
"Selain itu, data misi yang diambil sebelum penyemprotan, dapat disimpan dan digunakan untuk penyemprotan selanjutnya," lanjutnya.
Senada, Koordinator Petugas POPT Kabupaten Sleman, Suharno menjelaskan saat ini kebutuhan tenaga kerja untuk melakukan penyemprotan manual lebih sulit untuk ditemukan. Diharapkan melalui teknologi drone bisa meningkatkan produktivitas pertanian.
"Penyemprotan menggunakan drone lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan manual," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja-Solo hari ini, Rabu 29 Juli 2026. Keberangkatan dari Stasiun Tugu hingga Palur mulai pagi hingga malam.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.